Categories: METROPOLIS

Laju Kerusakan Terumbu Karang Menurun

JAYAPURA-Proses rehabilitasi terumbu karang dilakukukan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua seiring dengan laju kerusakan yang disebabkan oleh masyarakat setempat.

  Dinas Kelautan dan Perikanan menyebut, dari tahun ke tahun frekuensi tentang kerusakan terhadap terumbu karang semakin menurun. Seiring dengan tak adanya laporan atau aduan yang diterima sejak tahun 2023-2024.

  “Sejauh ini (2023-2024), berdasarkan hasil patroli kami, belum menemukan kasus kerusakan karang akibat bom ikan. Atau mungkin ada, namun tidak terpantau oleh kami,” ucap Plh. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Karlos Matuan saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (18/12).

   Karlos menjelaskan yang pihaknya lakukan, rehabilitasi terumbu karang yang rusak dengan cara transplantasi karang atau membuat karang baru. “Transplantasi karang ini kami fokuskan di daerah-daerah yang parah tingkat kerusakannya, seperti wilayah Biak dan Kota Jayapura khususnya di wilayah Dok, Distrik Jayapura Utara,” terangnya.

  Selain itu, upaya lainnya adalah membuat zonasi terkait daerah-daerah mana saja yang bisa dijadikan kawasan menangkap ikan bagi masyarakat atau nelayan. Termasuk kawasan mana yang tidak diperbolehkan penggunaan bahan peledak.

   “Ada kawasan konservasi yang sudah kami tetapkan, jadi nelayan maupun masyarakat tidak boleh seenaknya,” tegasnya.

   Karlos tak menampik jika tingkat kerusakan terumbu karang saat ini berada di wilayah Jayapura dan Biak. Selain disebabkan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak. Penyebab lainnya adalah sebagian masyarakat menjadikan karang sebagai bahan bangunan.

  “Masyarakat harusnya menjaga kelestarian terumbu karang, jika karang rusak maka tak ada ikan di daerah itu. Selain itu juga, berdampak pada abrasi,” pungkasnya. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

4 hours ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

5 hours ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

5 hours ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

6 hours ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

6 hours ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

7 hours ago