

Ilustrasi penganiyaan
JAYAPURA-Kasat Reskrim Polresta Jayapura, Kota, Kompol Agus Ferinando Pombos meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati, apabila sedang di rumah sendiri kemudian didatangi oleh orang yang tak dikenal.
Sebisa mungkin ketika itu menghafal apa yang menjadi ciri – ciri atau identitas dari orang tak dikenal tersebut. Ini untuk membantu jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan semisal terjadi bentuk kekerasan fisik yang kemudian pelakunya melarikan diri.
“Jika ada yang datang dan tak dikenali sebaiknya lebih berhati – hati. Kita tidak meminta apa-apa, tapi jika terjadi musibah paling tidak bisa mengenal ciri-ciri pelaku,” beber Kasat Reskrim di Mapolsek Japsel, Selasa (16/4).
Kasat Reskrim menjelaskan bahwa beberapa kejadian telah terjadi seperti itu dimana diawali korban kedatangan orang tak dikenal dan terjadi penganiayaan kemudian ada barang atau harta yang hilang “Lebih berhati – hati, apabila didatangi oleh orang yang tak dikenal dan bila terjadi tindakan yang mengancam sebaiknya langsung berteriak meminta tolong kemudian laporkan,” sarannya.
Hal lainnya adalah untuk perempuan yang membawa kendaraan kemudian membawa tas samping. Agus menyarankan sebaiknya ketika bepergian khususnya ketika membawa barang – barang berharga perlu dipastikan jika barang – barang tersebut tersimpan ditempat yang aman semisal bagasi motor agar terhindar dari tindakan pencurian dengan kekerasan atau jambret.
“Kadang ini diabaikan dan menjadi sasaran pelaku kejahatan. Saran kami jika membawa tas yang bisa disimpan mending dibagasikan saja, karena selama ini pelaku sering memantau dan jika ada peluang maka langsung dieksekusi,” tutupnya. (ade/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…