Categories: METROPOLIS

Pemkot Pastikan Pedagang Ilegal di Otonom  Segera Ditertibkan

JAYAPURA – Pedagang pasar yang berjualan di pinggir jalan sepanjang jalur otonom Youtefa tepatnya di depan gedung Papua Youth Creative kini makin meningkat. Hal ini tentu menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kota Jayapura untuk menertibkan  para pedagang yang diklaim ilegal tersebut.

  Plt Sekda Kota Jayapura, Evert N Merauje menjelaskan bahwa Pemkot sudah melakukan berbagai upaya untuk penertiban, namun tidak pernah membuahkan hasil yang sesuai diharapkan.

   “Kita sudah berapa kali turun bersama Satpol PP, saat kita bubarkan mereka nurut, tapi setelah kita selesai lakukan penertiban, mereka mulai kumpul lagi yang akhirnya sampai saat ini sudah bertambah banyak,” jelas Evert N Merauje saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (18/2).

   Ia menegaskan, dalam waktu dekat, Pemkot akan lakukan penertiban kembali. “Kalau melihat sisa waktu yang ada, itu tidak mungkin diselesaikan oleh pak Pj Walikota, untuk itu kita tunggu setelah pelantikan Walikota baru,” bebernya.

   Melihat upaya penertiban yang dilakukan Pemkot, Evert N Merauje menilai bahwa pasar tersebut tidak berdiri sendiri, dalam hal ini pasti ada yang mengkordinir yang membuat para pedagang ini tidak patuh dengan langkah Pemkot.

  “Kalau catatan saya, pasar itu pasti ada yang koordinir, karena tidak mungkin mereka datang dari kampung jualan di pingir jalanan itu kalau tidak ada yang koordinir. Tapi bagi saya, itu hal yang harus kita kerjakan setelah pelantikan selesai,” pungkasnya.

   Karena dari segi status, Pemkot sudah tegas bahwa para pedagang tersebut merupakan pedagang ilegal. “Selain tidak terdata di kita (Pemkot), aktivitas berjuang di pinggir jalan itu sangat beresiko, bahkan dalam Undang-Undang lalulintas sudah mengatur itu,” jelasnya.

  “Kita tidak mau di kemudian hari ada kecelakaan di situ baru ujung-ujungnya pemerintah juga yang disalahkan,” lanjutnya.

   Selain bukan tempat untuk berjualan, keberadaan pedagang ilegal tersebut mengundang kemacetan, apalagi badan jalan di lokasi tersebut tidak terlalu lebar. Di satu sisi juga lapak jualan para pedagang hampir menutupi badan jalan yang mengundang arus lalulintas mengalami kemacetan.(kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Desak Perlindungan Warga Sipil di Tengah Konflik Bersenjata

Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…

13 hours ago

Harga Minyak Tanah Bersubsidi di Pengecer Semakin Tak Masuk Akal

arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…

14 hours ago

Dua Bersaudara jadi Korban Curas di Kampung Tulem

Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…

15 hours ago

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…

17 hours ago

Mimika Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…

18 hours ago

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

19 hours ago