Categories: METROPOLIS

Kompensasi Karbon Langkah Efektif Melindungi Hutan Adat

JAYAPURA-Anggota DPR Papua, Albert Meraudje, menegaskan bahwa salah satu langkah paling efektif untuk melindungi hutan adat di Papua adalah dengan memberikan kompensasi karbon secara langsung kepada masyarakat adat sebagai pemilik dan penjaga wilayah hutan.

Menurutnya, mekanisme kompensasi karbon telah menjadi pembahasan global dan seharusnya diimplementasikan secara serius oleh pemerintah pusat untuk memastikan keberlanjutan hutan-hutan adat di Tanah Papua.

Albert menjelaskan bahwa pemberian insentif karbon kepada masyarakat adat akan memperkuat komitmen mereka dalam menjaga hutan dari berbagai bentuk eksploitasi, baik pembalakan liar, perburuan, maupun pembukaan lahan yang tidak ramah lingkungan.

“Kalau satu tahun pemerintah pusat kasih masyarakat adat Rp10 miliar, maka masyarakat adat tidak perlu kerja di tempat lain. Mereka bisa fokus jaga hutan adatnya saja,” ujarnya, Senin (17/11).

Selain soal kompensasi, Albert menyoroti pentingnya langkah pemetaan resmi untuk menetapkan kawasan hutan adat. Ia menilai masih banyak hutan yang secara tradisional dikelola masyarakat adat, namun belum diakui secara hukum dan justru dikategorikan sebagai hutan negara. Kondisi ini, katanya, merugikan masyarakat adat dan membuat mereka kehilangan hak menerima kompensasi karbon.

“Pemerintah harus segera mendorong hutan-hutan yang tidak produktif untuk dipetakan menjadi hutan adat, bukan dijadikan hutan milik negara. Jika dipetakan sebagai hutan adat, maka kompensasi karbonnya langsung untuk masyarakat adat,” jelasnya.

Ia mencontohkan berbagai kasus di Sumatra di mana hutan adat diambil alih menjadi hutan negara sehingga manfaat kompensasi karbon masuk ke kas negara, bukan kepada masyarakat adat yang sudah turun-temurun menjaga kawasan tersebut.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Indentifikasi Jalur Penyelundupan hingga Dugaan Keterlibatan Oknum Petugas

  Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…

17 hours ago

ABR: Jangan Salah Gunakan Bantuan Pemerintah!

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…

18 hours ago

Fenomena El Nino,  79 Kampung di Dogiyai Terdampak

Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga

20 hours ago

Jangan Membangun Sebelum Ada Penanganan Pascabencana

  Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…

21 hours ago

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Jual Beli Motor

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…

22 hours ago

Bupati Jayawijaya: CASN Jangan Buru-buru Ajukan Kredit Setelah Terima SK

Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…

24 hours ago