

Ratusan botol minuman keras yagn berhasil diamanakan Sat Narkoba Porlesta Jayapura Kota, Selasa (16/4) malam. (Foto/Humas Polrestas)
JAYAPURA-Usai mengamankan 720 botol / kaleng minuman keras yang dijajakan secara illegal beberapa waktu lalu di seputaran Entrop, Selasa (16/4) malam, Sat Narkoba Polresta Jayapura Kota kembali amankan ratusan miras di seputaran Abepura beserta penjualnya berinisial AH. Si penjual disinyalir kerap menjual miras di luar batas waktu yang sudah ditentukan atau yang sering dikenal dengan miras “ada sayang”.
Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota AKP Irene Aronggear menjelaskan bahwa untuk penjualan miras secara illegal telah menjadi atensi pihaknya selama ini sehingga ketika ada informasi penjualan di luar batas waktu maka akan ditelusuri.
“Apa yang kami lakukan ini merupakan tugas pokok kami selaku pengemban fungsi tugas Kepolisian d ibidangnya, selain itu hal ini juga merupakan perintah atau atensi dari Kapolresta Jayapura Kota,” ungkapnya.
Lebih lanjut kata AKP Irene, miras merupakan sebagian besar pemicu terjadinya tindak pidana hingga fatalitas kecelakaan di Kota Jayapura. “Kami sebagai pihak berwenang berkewajiban untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas. Di bidang narkoba, penanganan miras yang dijual secar illegal atau produksi sendiri dalam bentuk oplosan adalah tanggung jawab kami,” tegas AKP Irene.
Lanjutnya, sebanyak 628 botol/kaleng minuman berlakohol langsung diamankan ke Polresta berikut penjualnya. Perempuan berdarah Serui ini juga menambahkan, seorang pria berinisial AH Alias Pay turut diamankan ke Mapolresta Jayapura Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih intensif. “Pemilik miras bersama minumannya semua kami angkut ke kantor dan masih disidik,” tutupnya. (ade/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis narkotika yang beredar di masyarakat, di antaranya ganja…
Mereka masing-masing di antaranya Widi Hartoto, selaku Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB periode 2020-2024;…
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…
Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…
Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…
Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…