

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura menindaklanjuti harapan Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Jayapura terkait pembaruan perkembangan kasus dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) oleh oknum sopir angkutan umum atau taksi yang memodifikasi tangki kendaraan tidak sesuai standar.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menjelaskan bahwa saat ini tim terpadu atau Garnisun terus melakukan pengawasan intensif di lapangan. Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan, tim berhasil mengamankan lima unit kendaraan yang diduga kuat melakukan pelanggaran.
“Dari hasil sidak, tim terpadu telah mengamankan lima kendaraan yang diduga memodifikasi tangki BBM. Saat ini kendaraan-kendaraan tersebut sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Rustan Saru kepada Cenderawasih Pos, Kamis (15/1).
Ia menambahkan, tim terpadu kini tengah menyusun Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebelum kasus tersebut diserahkan kepada pihak kepolisian atau tim teknis terkait untuk penanganan hukum selanjutnya.
Terkait para pelaku atau sopir kendaraan, Rustan menyebutkan bahwa seluruh data sopir telah dikantongi oleh tim, namun hingga saat ini belum dilakukan penahanan. “Untuk proses hukum selanjutnya, kami akan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Page: 1 2
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura terus mendorong upaya kemandirian bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…
Sebanyak 13 calon siswa (casis) yang dikirim melalui Lanud J.A. Dimara Merauke berhasil lolos seleksi…
Ibadah syukur yang berlangsung di Tugu Injil Pesisir Pantai Skouw, Kampung Skouw Yambe, tersebut…
Dihubungi dari Jayapura, AKBP Arjuna mengatakan, dari pengakuan kedua tersangka, mereka ditangkap dalam dua hari…
Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan warga sipil serta menjaga keberlanjutan roda pelayanan publik di…
Kepala Satpol PP Kabupaten Merauke, Fransiskus Kamijay, mengatakan penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga…