Categories: METROPOLIS

Pasca Penertiban, Sejumlah PKL “Menangis”

JAYAPURA– Kebijakan PJ Wali Kota Jayapura Christian Sohilait, memerintahkan anak buahnya untuk melakukan penertiban terhadap ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang beraktivitas di sepanjang jalan masuk dan jalan keluar pasar otonom Kotaraja, kini berbuntut panjang.

   Sekelompok PKL datang ke kantor Walikota Jayapura menyampaikan protes  dan keluhan mereka atas kebijakan orang nomor satu di Kota Jayapura itu.”Hari ini kita tidak jualan dulu, kami mau ke kantor walikota, mau demo,” ujar salah seorang PKL mama Papua sembari menumpang mobil Pickup, Rabu (16/10).

   Sepintas dari ucapannya, mereka mengeluhkan kebijakan Pemkot Jayapura yang dinilai sangat merugikan mereka.  Pasalnya setelah aktivitas penjualan difokuskan ke dalam pasar, mereka tidak lagi mendapatkan kunjungan pembeli, hingga merugi karena tidak ada penghasilan.

   “Ini karena kami jualan di dalam, kalau siang tidak ada kunjungan. Kecuali kalau malam baru ada orang mau datang beli di sini, tapi malam malah ditutup,” ujarnya lagi.

   Cenderawasih Pos yang sempat mengikuti mereka dari Pasar Otonom Kotaraja, melihat ada sekitar beberapa  mobil pick up dengan jumlah warga pedagang mencapai puluhan orang.

   Tiba di kantor walikota, puluhan pedagang yang didominasi oleh mama-mama Papua ini,  menyampaikan aspirasinya dan mereka melakukan aksi dengan duduk melantai di depan lobby kantor Walikota Jayapura.  Selain itu, mereka juga membawa serta beberapa ikat sayuran  sebagai bentuk protes kepada pemerintah atas kebijakan tersebut.

   “Kami datang ingin menyampaikan aspirasi,  kami mau ditertibkan, mau dimasukkan di dalam (pasar),  tetapi kalau bisa portal dan pagar itu dibuka,” kata  Ibu Agustina salah satu warga yang mewakili para pedagang saat melakukan aksi di depan kantor walikota Jayapura,  Rabu (16/10).

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

9 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

10 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

11 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

12 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

13 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

14 hours ago