Categories: METROPOLIS

Pasca Penertiban, Sejumlah PKL “Menangis”

   Dia mengaku tidak menentang aturan yang dikeluarkan oleh Pemkot Jayapura,  tetapi mereka menghendaki agar pintu pagar dan juga portal dibuka setiap harinya seperti sebelumnya.

   Menurutnya, para pedagang yang melakukan aksi itu merupakan para pedagang yang sebelumnya melaksanakan aktivitas penjualan di luar pasar dan ketika ditertibkan ke dalam pasar, mereka tidak memiliki tempat.

   Selain itu, pemerintah membatasi waktu atau jam operasional pasar, dari yang sebelumnya portal dibuka jam 04.00 subuh sampai 23.00 malam. Kemudian aturan terbaru, dibuka 04.00 subuh sampai 16.30 WIT..

   “Membuat kami sangat menderita dan minta perhatian dari Pemkot Jayapura,” harapnya.

  Kemudian salah satu Mama Papua lainnya juga menyampaikan keluhannya terkait dengan tidak adanya pemasukan, setelah Pemkot Jayapura membatasi aktivitas atau jam operasional pasar dari sebelumnya.  Mereka bahkan berjanji untuk tidak lagi berjualan di luar pasar apabila waktu operasional pasar dikembalikan seperti sebelumnya.

   “Saya yang akan pastikan tidak ada lagi pedagang yang berjualan di luar jalan.  Kami hanya minta pemerintah supaya merubah kembali jam operasional pasar dari jam 02.00 siang sampai jam 10.00 malam,” ujar Lusi Entama, salah satu warga lokal yang menyampaikan aspirasinya.

    Kemudian saya juga meminta pemerintah kota Jayapura untuk menertibkan bangunan-bangunan liar yang ada di dalam pasar.  Kalau di situ ada tempat judi, tempat orang karaoke, tempat orang minum mabuk.

    Selain itu pemerintah juga diminta untuk menertibkan mafia mafia yang ada dalam pasar yang mengklaim kepemilikan tempat atau lahan yang ada di dalam pasar sehingga pedagang yang baru masuk dari luar tidak memiliki tempat untuk berjualan.

    “Catatatan bangunan-bangunan liar yang ada di dalam pasar termasuk mafia mafia yang ada di dalam pasar,” ujarnya. (roy/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Bahasa Daerah Diharap Masuk Mulok di Sekolah dan Diaktifkan di Kampung Adat

Papua selama ini dikenal sebagai tanah yang diberkahi kekayaan alam luar biasa. Hutan-hutannya rimbun, tanahnya…

10 hours ago

Pemkab Puncak Dorong Perdasus Penyelesaian Konflik Adat di Tanah Papua

Dalam rangka menyikapi situasi dan kondisi yang kerap terjadi di tanah Papua, dalam hal ini…

10 hours ago

Dari Cadangan Mati hingga Menaklukkan Thailand

UNTUK pertama kalinya, Timnas Futsal Indonesia U-16 berhasil merengkuh gelar juara Piala AFF Futsal U-16…

11 hours ago

Terdampak Banjir Rob, Pemkab Merauke Kirim Bantuan Bama ke Waan dan Kontuar

Rencana pengiriman bantuan pangan ini disampaikan bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze setelah melakukan rapat dengan…

11 hours ago

MBG Dorong Kehadiran dan Semangat Belajar Siswa SD YPK Ifar Babrongko

Di tengah kampung wisata yang berada di atas Danau Sentani ini, berdiri satu sekolah dasar,…

12 hours ago

RSUD Wamena Masih Berlakukan Pemeriksaan VCT Dengan Pola Konseling

Plt Direktur RSUD Wamena dr. Charles Manalagi, Sp.OG mengakui jika apabila berbicara terkait penyakit TBC,…

12 hours ago