

Djong Makanuai (FOTO:Robert Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Kementerian Sosial Republik Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Sosial masih terus melakukan validasi dan verifikasi ulang data masyarakat Kota Jayapura yang masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH).
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Djong Makanuai menjelaskan, dari data sebelumnya jumlah penerima program PKH di Kota Jayapura mencapai lebih dari 12.000 keluarga.
Namun pemerintah pusat dan juga Pemkot Jayapura terus melakukan verifikasi dan validasi ulang data-data tersebut supaya mereka yang masuk dalam program PKH ini benar-benar sebagai keluarga yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem.
“Sejauh ini ada selisih data yang cukup signifikan. Terutama keluarga penerima manfaat, karena ada beberapa variabel yang error, contohnya di KPM itu salah satu keluarga berpenghasilan tetap, maka jadinya pada sistem itu dia error.
Sehingga itu yang kita bantu, Bagaimana caranya supaya perbaikan database dulu, namun berdasarkan hasil pemantauan kami, terjadi peningkatan walaupun 1-2% ada pergerakan warga yang terupdate masuk pada data base untuk menerima PKH dan juga sembako,” kata Djong Makanuai, Senin (16/10).
Page: 1 2
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…