Categories: METROPOLIS

Penertiban PKL dan Pedagang Pasar harus dengan Cara Manusiawi

JAYAPURA– Sejumlah Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di pinggir jalan masuk Pasar Otonom maupun Pasra Induk Youtefa menangapi terkait dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura akan melakukan penertiban terhadap bangunan liar yang ada di sepanjang jalan masuk kedua pasar tersebut.

    Diketahui penertiban itu rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 21 Mei di Pasar Induk Youtefa dan pada tanggal 22 Mei di Pasar Otonom Kotaraja.

   Pemkot telah memastikan bahwa, akan turun dengan kekuatan penuh, diback up dari TNI-Polri, Satpol PP dan sejumlah instansi teknis terkait, Pemerintah  menegaskan dalam penertiban tersebut tidak ada lagi kompromi.

   Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi, Kamis (16/5) salah satu PKL di jalan masuk Pasar Induk Youtefa, Tiara (24) menyampaikan bahwa apa yang akan dilakukan pemeritah sebenarnya baik adanya.

   “Terkait penertiban bagus si bagus, tetapi kan harus dengan cara yang baik, yang manusiawi,  supaya masyarakat juga terima, ” kata Tiara kepada Cenderawasih Pos, Kamis (16/5).

   Tiara menjelaskan bahwa kios atau tempat dagangannya itu merupakan tanah milik adat atau Ondoafi, dan masih jauh dari bahu jalan sehingga tidak menimbulkan kemacetan ataupun pelanggan.

   “Setelah berdiskusi tanah inikan termasuk bagian dari tanah Ondoafi, dengar informasi dari ibu Ondo ini tanah bukan termasuk dari pemerintah karena ini termasuk dari tanah adat, ” jelas Tiara.

   Kalaupun nanti masih terpaksa dibongkar, Tiara menyampaikan bahwa yang terpenting berdiskusi terlebih dahulu kedua belah pihak jangan langsung mengambil tindakan.

  “Kalau memang termasuk pelanggan ya nggak apa-apa diangkat aja,  karena konsekuensinya begitu, ” ujarnya.

   Dia mengaku alasan dirinya jual disitu dikarenakan tempatnya strategis dan ramai, sementara di bagian dalam pasar sepi. “Terkait dengan penertiban itu, kalau itu merugikan pemerintah, merugikan orang banyak nggak apa-apa silakan, ” tambahnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tan Wie Long: Ini Penghargaan Sekaligus Tanggungjawab

Ia tak menampik bahwa Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan terkait pelanggaran HAM yang belum sepenuhnya…

5 hours ago

Menteri Natalius Jangan Terlalu Bangga

Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM adalah sebuah hal yang lumrah. Dimana lima region lainnya dibelahan…

6 hours ago

Evan Soumilena Dukung Turnamen Sepak Bola Antar Satker Polda Papua

Evan Soumilena dikenal sebagai pemain Tim Nasional Futsal Indonesia yang aktif membela Indonesia di berbagai…

10 hours ago

Polres Tolikara Perkuat Kamtibmas Lewat Patroli Pagi

Kegiatan patroli menyasar sejumlah titik pusat aktivitas masyarakat, seperti pertokoan, kios pedagang, serta ruas jalan…

11 hours ago

Sat Binmas Polres Mamberamo Tengah Sambangi Tokoh Pemuda Kobakma

Dalam pertemuan tersebut, Iptu Wilhelma Kurut menyampaikan keprihatinan atas maraknya penyakit masyarakat di kalangan pemuda,…

12 hours ago

Sertifikat Juara Lomba Bidang Seni Bisa Jadi Nilai Tambah Saat SPMB

Tujuan dari ketentuan ini adalah untuk menciptakan mekanisme seleksi yang lebih objektif, terstandar, dan adil,…

13 hours ago