Categories: METROPOLIS

Dicecar Banyak Pertanyaan, Nasdem Katakan Sudah Melakukan

JAYAPURA – Kampanye Partai Nasdem yang dilakukan di Melati, Kotaraja tidak hanya dipenuhi warga tetapi juga dibanjiri pertanyaan. Kebanyakan pertanyaan disampaikan oleh kaum perempuan yang berharap bisa mendapatkan program bantuan.

   Kampanye ini dihadiri beberapa Caleg diantaranya Caleg DPR Papua, Jhony Banua Rouw, Toni Tesar dan Olvah  Alhamid sebagai Caleg DPR RI, termasuk Caleg Kota, Sigit. Disini Jhony menjelaskan berbagai program yang sudah dilakukan mulai dari program rehab rumah, pemasangan jaringan listrik, jalan lingkungan, lampu jalan, pelatihan keterampilan pemuda, hingga bantuan sosial UKM.

  “Ada banyak program yang sudah berjalan beberapa tahun terakhir dan itu sudah dirasakan manfaatnya. Jadi kalau yang lain baru berbicara, kami sudah melakukan,” beber Jhony di lapangan Futsal Melati, Selasa (16/1).

   Ini juga bukan kampanye pertama,  karena Nasdem sudah road show sejak Desember 2023 lalu dan melakukan tatap muka dengan ribuan warga di tiap titik. Jhony mengaku bangga, sebab ternyata warga saat ini cukup kritis terhadap para caleg. Itu dibuktikan dengan pernyataan yang menyinggung soal apa yang bisa dilakukan caleg untuk anak muda.

“Kami ingin mendengar apa yang bisa dilakukan caleg untuk anak – anak muda khususnya yang ada di Kotaraja. Sekedar diketahui bahwa hampir 60 persen anak muda disini menganggur dan setiap minggu hanya mabuk. Banyak yang punya talenta tapi tidak ada yang mengarahkan atau memberi ruang untuk bekerja,” ujar Iwan di hadapan ratusan warga.

  Menjawab ini, Jhony menyebut bahwa ada pelatihan keterampilan bagi generasi muda  dibidang pertukangan atau perbengkelan termasuk UKM. Para tenaga yang dilatih nantinya diberi sertipikat yang bisa digunakan dimana saja. Hanya Jhony melihat bahwa kebanyakan anak muda selalu terpaku pada PNS padahal bisa membuka lapangan kerja sendiri.

  “Punya lahan berapa, itu ditanami dan diberi pendampingan. Hasilnya dijual, misal cabai atau bawang termasuk telur yang sebenarnya masih sangat dibutuhkan. Jadi jangan semua ke PNS,”  bebernya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Karantina Papua Tolak 14 Ton Daging Ayam dari Surabaya

Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…

10 hours ago

Di Gudang Arang, 2 Kelompok Warga Kembali Saling Serang

Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…

11 hours ago

Buka Peluang Investor Asing Garap Perikanan Papua

Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…

11 hours ago

Penyelundupan 925,38 Gram Ganja dari Distrik Tangma Digagalkan

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…

12 hours ago

Setahun Kepemimpinan Gubernur, Komnas HAM Sampaikan Catatan HAM

Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…

12 hours ago

Bupati Biak Pimpin Rombongan “Belajar” Pariwisata ke Raja Ampat

Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…

13 hours ago