Categories: METROPOLIS

Tekan Kebocoran, Pengelolaan PAD Didorong Berbasis Online

JAYAPURA– Penjabat Sekda kota Jayapura yang juga sebagai kepala Badan Pendapatan Asli Daerah definitif Kota Jayapura, Robby Kepas Awi,  mengungkapkan bahwa pihaknya  mendorong pengelolaan penerimaan pendapatan asli daerah di kota Jayapura berbasis online.  Ini sebagai salah satu upaya yang dilakukan untuk menekan kebocoran penerimaan daerah di Pemkot Jayapura.

   “Untuk strategi Pendapatan asli daerah kedepannya itu sudah dimulai secara bertahap dengan menggunakan aplikasi atau sistem pembayaran non tunai,” kata Robby Kepas Awi, saat menjawab pertanyaan Cendrawasih Pos,  di kantor Pemkot Jayapura,  Rabu 15/11 kemarin.

   Dia menerangkan, hingga saat ini pengelolaan penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sudah mulai menggunakan aplikasi sistem online  secara bertahap. Hanya saja masih ada beberapa potensi penerimaan pajak yang masih menggunakan sistem pembayaran tunai.

   “Yang belum dilakukan sampai saat ini, retribusi Parkir di tepi jalan umum di Kota Jayapura,” bebernya.

   Sejauh ini sudah dilakukan uji coba, seperti  di Ruko, yang  bekerja sama dengan Angkasa Pura support dan itu sedang berjalan.  Sementara di jalan  Ahmad Yani, percetakan Abepura, Jayapura Selatan masih menggunakan sistem manual.

   “Ini yang kalau kita ikuti di berita,  banyak masyarakat yang mengeluh terhadap pelayanan yang diberikan oleh petugas parkir,  terutama mereka yang petugas liar,” ujarnya.

   Oleh karena itu kata dia, Pemkot  Jayapura melalui Bapenda terus melakukan uji lapangan,  dan juga terus berupaya mencari pola bagaimana cara pengelolaan parkiran tepi jalan umum.

“Sesuai arahan bapak penjabat Walikota untuk parkiran tepi jalan umum kalau boleh juga menggunakan aplikasi tidak boleh manual lagi,” imbuhnya.

   “Kami juga akan terus berkolaborasi dengan Satpol PP,  untuk membantu kami. Karena itu potensi cukup besar untuk penerimaan pendapatan.  Contohnya, kita kelola di jalan Ahmad Yani percetakan saja sudah dapat Rp 1 miliar lebih, dari petugas resmi Bapenda.  Karena itu potensi parkir di Kota Jayapura sangat besar,  tetapi secara perlahan pemerintah juga butuh masukan dan saran masyarakat,” bebernya. (roy/tri)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

11 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

12 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

13 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

14 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

15 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

16 hours ago