Di sisi lain, RSUD Jayapura sejauh ini belum melihat dampak signifikan karhutla terhadap jumlah pasien rawat jalan. Namun, kondisi tersebut belum bisa menjadi alasan untuk mengabaikan risiko kesehatan akibat paparan asap.
Sebagai rumah sakit rujukan, RSUD Jayapura umumnya menangani pasien yang membutuhkan pelayanan lebih lanjut setelah tidak dapat ditangani di puskesmas atau rumah sakit dengan fasilitas lebih terbatas.
“RSUD Jayapura tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan seiring kondisi kabut asap yang kian tebal,” katanya.
Ia mengingatkan masyarakat, terutama orang tua yang memiliki anak kecil, keluarga dengan anggota lanjut usia, serta penderita asma dan PPOK, untuk lebih disiplin menjaga kesehatan selama kondisi udara belum membaik.
“Kalau tidak perlu keluar rumah, sebaiknya tetap di rumah. Kalau harus keluar, gunakan masker agar paparan asap tidak terlalu banyak masuk ke saluran pernapasan,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Beban moril dipikul punggawa Persipura pada laga menjamu PSBS Biak di Stadion Sriwedari, Solo, pada…
Dalam kurun waktu 9 bulan, Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III berhasil menangkap 22 orang…
Melihat botol miras di atas meja, korban kemudian menegur dan merekam sebagai bahan pemberitaan. Aksi…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menyebut penangkapan ini sebagai pengembangan kasus…
Banyak orang menganggap nasi panas dan nasi dingin hanya berbeda pada suhu. Padahal, proses pendinginan…
Pemusnahan yang dipimpin langsung oleh Hendra Wijaya, SH.,MH dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat dari sejumlah…