Categories: METROPOLIS

Regulasi Belum Selesai, MRP Pertanyakan Kinerja Pansus

JAYAPURA– Regulasi atau Peraturan  terkait pemilihan kepala daerah Kabupaten/kota di Provinsi Papua yang mewajibkan Orang Asli Papua (OAP)  masih menjadi perdebatan. Meski ada aspirasi bahwa wali kota harus OAP, namun hingga kini Pansus DPRD Kota Jayapura  belum juga ketuk palu.

Padahal itu telah dirancang sejak dari tahun 2023 yang lalu. Bahkan sudah dilakukan uji public pada Desember 2023, bersama tokoh adat dan masyarakat adat Port Numbay.

   Ketua MRP Papua, Nerlince Wamuar Rollo, mengungkapkan bahwa  bahwa calon kepala daerah, Kabupaten/Kota harus harus Orang Asli Papua. Khusus untuk Kota Jayapura, pencalonan Walikota dan Wakil Walikota harus orang Port Numbay asli.

   Terkait dengan belum adanya kejelasan soal regulasi ini,  Nerlice Wamuar bahkan  sempat menelepon  langsung Ketua Pansus DPRD Kota Jayapura, Mukri M. Hamadi, S. IP. Dengan nada tinggi, Nerlice menanyakan masalah tersebut,.

  Sebab, setahu Nerlince, regulasi itu telah dibentuk satu tahun yang lalu, saat mantan Gubernur Provinsi Papua, Alm. Lukas Enembe masih hidup. Ia pun mempertanyakan kinerja dari Pansus tersebut, kenapa hingga sekarang belum juga selesai regulasinya, padahal pemilihan kepala daerah sudah di depan mata.

   Menurut Nerlince, hasil keputusan terakhir setelah melakukan berbagai rangkaian proses, adalah keputusan ondoafi kepala-kepala suku dan masyarakat adat Port Numbay menginginkan calon walikota dan wakil walikota harus orang Port Numbay asli.

  “Keputusan ondoafi, kepala-kepala suku dan masyarakat adat Port Numbay  adalah calon walikota dan wakil walikota  adalah orang Port Numbay asli,  itu hasil diskusi terakhir, ” kata Nerlince krpada Cenderawasih Pos, Kamis (14/5).

   Nerlice menyampaikan bahwa orang Port Numbay berharap hasil itu tidak diubah Pansus DPRD Kota Jayapura. Ia mengharapkan pencalonan kepala daerah tahun   ini terutama Walikota dan Wakil Walikota Jayapura, nantinya  bisa mengikuti regulasi yang telah ditetapkan DPRD Kota Jayapura.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Desak Perlindungan Warga Sipil di Tengah Konflik Bersenjata

Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…

51 minutes ago

Harga Minyak Tanah Bersubsidi di Pengecer Semakin Tak Masuk Akal

arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…

2 hours ago

Dua Bersaudara jadi Korban Curas di Kampung Tulem

Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…

3 hours ago

Rumah Sakit Pengampu Nasional dan Regional Cek Langsung RSUD Merauke

Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…

5 hours ago

Mimika Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…

6 hours ago

Belasan OPD Absen, Wali Kota Beri Sinyal Ganti

Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…

7 hours ago