Ia menambahkan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan mentransfer pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan empati, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak seluruh pihak mengambil langkah konkret untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah-sekolah YPK. Langkah tersebut antara lain memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan dalam peningkatan kompetensi guru, meningkatkan infrastruktur sekolah yang ramah anak, serta mengintegrasikan pendidikan lingkungan dalam kegiatan belajar mengajar.
Selain itu, Abisai menekankan pentingnya perlindungan anak melalui kebijakan anti kekerasan dan mekanisme pelaporan yang mudah, agar sekolah benar-benar menjadi tempat yang aman bagi siswa.
“Saya berharap sekolah YPK menjadi pelopor sekolah yang bebas dari kekerasan dan perundungan. Sekolah harus menjadi tempat yang paling aman bagi anak-anak kita untuk belajar dan berekspresi,” tegasnya.
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dan…
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Menurut Abisai Rollo, tingginya angka kebakaran dalam beberapa waktu terakhir harus menjadi perhatian serius semua…