

Plt. Sekda Kota Jayapura, Evert N Merauje saat meninjau pemalangan Puskesmas Elly Uyo di Polimak, Jumat (14/2).
Tuntutan Masyarakat Adat Jangan Sampai Ganggu Pelayanan Publik
JAYAPURA – Plt Sekda Kota Jayapura, Evert N Merauje turun tangan untuk menyelesaikan persoalan pemalangan terhadap Puskesmas Elly Uyo di Polimak, Jumat (14/2). Palang yang berlangsung sejak Kamis malam pukul 23.00 itu, akhirnya dibuka pada siang hari, Jumat (14/2) pukul 11.00 WIT oleh keluarga Almarhum Philipus Affar yang mengaku sebagai pemilik ulayat yang malamnya melakukan pemalangan.
Menurut Evert N Merauje, Pemkot Jayapura akan menghadapi berbagai persoalan dengan baik dan humanis, sama halnya dengan aksi palang yang terjadi di lokasi tersebut. “Muatan palang dari Suku Affar tadi sudah disampaikan, intinya berkaitan dengan kepemilikan lahan,” ujar Plt Sekda setelah pemalangan dibuka.
Soal klaim kepemilikan lahan dan persoalan yang lainnya, Pemkot menyarankan kepada pihak terkait untuk menempuh jalur hukum atau di pengadilan. “Selain klaim kepemilikan lahan, ada satu pesan dari mereka terhadap pemerintah, agar memperhatikan masyarakat asli Port Numbay dalam berbagai aspek, tentu ini akan menjadi catatan kita nanti di Pemkot,” ungkapnya.
Page: 1 2
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…