Dijelaskan, dana yang bersumber dari Otsus ini digunakan untuk kegiatan bantuan sosial seperti penanganan stunting, penguatan ekonomi masyarakat, pelatihan produktivitas di tengah masyarakat dan program lainnya.
“Kemarin kami baru saja melakukan pelatihan penguatan kapasitas perempuan rawan sosial ekonomi, pelatihan tata boga, pembuatan kue bagi ibu-ibu yang rawan sosial ekonomi, dan pelatihan pembuatan speed boat bagi generasi muda,” terangnya.
Dalam pelatihan ini, Dinas Sosial memberikan bahan dan peralatan sebagai modal untuk mereka bekerja. “Kita melakukan pembinaan kepada mereka akan perempuan rentan ini berpenghasilan dalam hidup mereka,” katanya.
Sedangkan untuk program pendampingan kepada perempuan yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga, Djong mengaku jika pihaknya berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan. Sebab, itu merupakan ranah dan tupoksi mereka. “Untuk perempuan korban kekerasan, kami sebatas memberikan pendampingan secara sosial,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…