Potensi wisata air panas ini ada di Kampung Moso Distrik Muara Tami. Letaknya sekitar 2 kilo meter dari kampung dan menggunakan jalur darat. Kata dia, jika dikelola secara baik, sebenarnya bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Karena bisa saja masyarakat mendapatkan pemberdayaan secara ekonomi dengan memanfaatkan potensi apa saja yang bisa digarap di kampung.
“Mungkin bisa sebagai pedagang, bisa buat pondok-pondok begitu. Sehingga pemberdayaan ekonomi masyarakat itu ada,” katanya.
Sehubungan dengan pengembangan sektor pariwisata air panas tersebut, antara masyarakat di kampung dan pemerintah kampung sudah merencanakan sejak lama mengusulkan ke Badan perbatasan nasional untuk bisa memberikan dukungan untuk pengembangan wisata di Kampung Moso itu. Jika itu bisa diwujudkan, sebenarnya bisa menjadi satu paket jika mengunjungi perbatasan termasuk wisata pantainya.
“Tempat wisata itu masih alami, Jadi kalau ini dikelola dengan baik sebenarnya bisa memberikan dampak secara ekonomi bagi masyarakat setempat,”pungkasnya.(roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…