Potensi wisata air panas ini ada di Kampung Moso Distrik Muara Tami. Letaknya sekitar 2 kilo meter dari kampung dan menggunakan jalur darat. Kata dia, jika dikelola secara baik, sebenarnya bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Karena bisa saja masyarakat mendapatkan pemberdayaan secara ekonomi dengan memanfaatkan potensi apa saja yang bisa digarap di kampung.
“Mungkin bisa sebagai pedagang, bisa buat pondok-pondok begitu. Sehingga pemberdayaan ekonomi masyarakat itu ada,” katanya.
Sehubungan dengan pengembangan sektor pariwisata air panas tersebut, antara masyarakat di kampung dan pemerintah kampung sudah merencanakan sejak lama mengusulkan ke Badan perbatasan nasional untuk bisa memberikan dukungan untuk pengembangan wisata di Kampung Moso itu. Jika itu bisa diwujudkan, sebenarnya bisa menjadi satu paket jika mengunjungi perbatasan termasuk wisata pantainya.
“Tempat wisata itu masih alami, Jadi kalau ini dikelola dengan baik sebenarnya bisa memberikan dampak secara ekonomi bagi masyarakat setempat,”pungkasnya.(roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pengadilan Militer III-19 Jayapura sebagai salah satu penyelenggara peradilan di tingkat pertama mempunyai tugas untuk…
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…
Saat ini, Pemerintah Kota Jayapura telah melantik sebanyak 26 pimpinan OPD sebagai pejabat definitif. Namun…
Plt Kepala PELNI Cabang Merauke Sandi mengungkapkan, KM Tatamailau yang tiba dan sandar di Dermaga…
Untuk itu, Rustan Saru meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura agar segera melakukan evaluasi menyeluruh…
Ketua Panitia Pelaksana Soleman Jambormias didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Panitia kepada wartawan mengungkapkan, Sidang…