

Kepala BI saat menyerahkan bantuan kepada pengurus Gereja Katolik St. Stefanus Martir 1 yang berlokasi tidak jauh dari pintu masuk Air Terjun Kampung Harapan, baru-baru ini. (foto:BI for Cepos)
JAYAPURA – Guna meningkatkan sektor pariwisata di Kabupaten Jayapura, yang mana diharapkan dapat menjadi pertumbuhan ekonomi baru di Papua, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua menyapa masyarakat Kampung Harapan melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) kepada Gereja Katolik St. Stefanus Martir 1 dan lintas alam serta kegiatan bersih trek sepanjang aliran sungai Air Terjun Kampung Harapan, Jayapura.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman menjelaskan, pemilihan Air Terjun Kampung Harapan sebagai lokasi kegiatan Lintas Alam mempertimbangkan tempat tersebut merupakan salah satu objek wisata dengan hutan yang rimbun, yang memiliki sumber air sangat jernih.
“Ke depan kami KPw BI Papua berharap pelestarian alam, pengembangan destinasi wisata serta menjaga kebersihan, seperti di Air Terjun Kampung Harapan dapat disinergikan dengan berbagai pihak. Termasuk masyarakat pengunjung dengan menjaga perilaku tidak membuang sampah sembarangan, ” katanya kepala Cenderawasih Pos, Kamis (14/3) kemarin.
Menurutnya, pariwisata merupakan salah satu sektor alternatif yang berpotensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Tanah Papua. “Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, bahwa untuk meningkatkan perekonomian di Papua dan juga Provinsi lainnya, perlu ada pengembangan potensi ekonomi baru dan sektor industri pariwisata, salah satunya sektor pertumbuhan ekonomi baru, ” jelasnya.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…