

Maria Yuvita. G. Pekey (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Maraknya peredaran dan penyalahgunaan Narkotika terutama ganja di Kota Jayapura, nampaknya perlu menjadi perhatian semua pihak. Pasalnya, instansi atau lembaga terkait terutama dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Gerakan Anti Narkotika (Granat) dan organisasi lainnya dirasa masih kurang masif dan kurang terlihat gaung kegiatannya dalam sosialisasi maupun pencegahan penyalahgunaan Narkotika jenis ganja ini di Kota Jayapura.
Hal ini nampaknya yang juga menjadi perhatian serius dari Tim Penggerak PKK Kota Jayapura, yang akhirnya menjadikan upaya pencegahan dan pemberantasan Narkotika ini sebagai salah satu program utamanya pada tahun 2024 ini. Sebab ganja peredaran narkotika terutama ganja sudah merebak sampai di tingkat Kampung dan menyasar anak-anak usia sekolah dan remaja.
“Dalam kegiatan rapat konsultasi yang sudah kami lakukan kami juga melibatkan dari pihak BNN supaya membuka cakrawala dari para kader-kader PKK yang ada di kota Jayapura mulai dari tingkat Kampung sampai di tingkat kabupaten. Supaya mereka tahu kantong-kantong penyebarannya dan yang tertinggi di kota Jayapura itu adalah penyebaran ganja,” ungkap Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jayapura Maria Yuvita G Pekey.
Page: 1 2
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, diwarnai…
Di kawasan Ekspo dan Perumnas lll Waena, suasana memanas sejak siang hari saat massa aksi…
Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari mengatakan, korban meninggal dunia tersebar di tujuh kabupaten terdampak.…
Bupati Keerom, Piter Gusbager, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81…
Mengusung semangat “Nusantara Baru, Indonesia Maju”, seluruh rangkaian peringatan berlangsung tertib, aman, khidmat, sekaligus penuh…
Bupati juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI,…