

Kepala Dinas Pangan Papua Sri Utami (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua akan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebanyak 21 kali di 21 titik berbeda sepanjang tahun ini. Program tersebut digelar sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi di Papua.
Kepala Dinas Pangan Papua, Sri Utami mengatakan lokasi pelaksanaan GPM akan menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan momentum hari besar keagamaan.
“Lokasinya akan berpindah sesuai kebutuhan. Menjelang Lebaran misalnya, digelar di halaman masjid. Begitu juga saat Natal, akan dilakukan di rumah ibadah lainnya, sehingga akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan bisa terpenuhi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, total terdapat 21 kali pelaksanaan pangan murah dalam setahun yang tersebar di sejumlah titik di Papua. Program ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi instrumen pengendalian inflasi daerah.
Pihaknya juga bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Papua dalam melakukan operasi pasar guna memastikan harga, terutama di tingkat produsen, tetap sesuai ketentuan.
“Kami berupaya agar harga berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” katanya.
Page: 1 2
Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…