Categories: METROPOLIS

Dulu Anggaran RSUD Jayapura Ratusan Miliar, Kini Hanya Rp 26 Miliar

JAYAPURA-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura, akan maksimalkan pelayanan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) induk Rp 26 miliar yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Papua.

   Hal itu disampaikan Plt Direktur RSUD Jayapura, dr Aaron Rumainum, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (14/1). Anggaran tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya Rp 22 Miliar.

   “Prinsipnya Pemprov berikan anggaran berapa pun kita tetap terima, tahun kemarin RSUD Jayapura dianggarkan Rp 22 miliar, sekarang meningkat jadi Rp 26 miliar bersumber dari APBD induk,” terangnya.

   Dari anggaran tersebut, akan digunakan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Perbaikan listrik, perbaikan air, pembuangan dan lainnya. “Kalau tidak salah, obat dan bahan habis pakai anggarannya sekitar Rp 9 miliar. Kita maksimalkan anggaran yang ada, sedangkan biaya yang lain kita cari uang sendiri melalui pelayanan BPJS,” terangnya.

  Kata dr Aaron, secara logika, anggaran Rp 26 miliar ini tidak cukup. Sebab dulu sebelum Daerah Otonomi Baru (DOB), sebesar Rp 300 hingga Rp 400 miliar anggaran yang diberikan untuk RSUD Jayapura.

  “Secara logika anggaran yang diberikan tidak cukup dengan kondisi saat ini. Dengan anggaran tersebut, kita melayani dengan semaksimal mungkin. Jika nanti ada kekurangan dalam pelayanan, mohon dimaafkan,” ucapnya.

  Selain itu, kata dr Aaron, pihaknya juga akan membayar tunggakan utang sebesar Rp 12 miliar. Anggarannya akan dicari melalui pendapatan lainnya. “Kami juga akan menambah jumlah tenaga kebersihan sebanyak 14 orang, sebab jumlah pasien di RSUD Jayapura mengalami peningkatan setelah RS Provita tak lagi melayani pasien BPJS,” terangnya. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Mentan Janjikan Penambahan Kuota BBM Subsidi

Menanggapi aspirasi para petani, Menteri Pertanian langsung menghubungi pihak Pertamina untuk mencari solusi atas keterbatasan…

9 hours ago

Seringnya Kehabisan BBM, Terpaksa Beli di Pengecer yang Harganya Lebih Tinggi

Di kota ini, angkutan umum khususnya angkot atau taksi lokal bukan sekadar sarana mobilisasi, melainkan…

10 hours ago

DPRP Minta Penanganan Pasca Konflik Ditangani Menyeluruh

Ketua DPRP Papua Pegunungan Yos Elopere, S,IP, M.KP meminta Wamendagri Ribka Haluk, Gubernur Papua Pegunungan…

11 hours ago

Komis IV DPRP Minta Gubernur Tegur Kadis PUPR

Ketua Komisi IV DPR Papua Pegunungan, Terius Wakur meminta Gubernur Papua Pegunungan segera memberikan teguran…

12 hours ago

Sengketa Hak Ulayat Kantor Kelurahan Seringgu Jaya Dimediasi

Mediasi mempertemukan Buang Mahuze yang mengaku sebagai pewaris hak ulayat atas tanah tersebut dengan Kepala…

13 hours ago

Pemprov Terima Kunci Rumah Susun ASN Papua Tengah

Serah terima tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung penguatan birokrasi di provinsi termuda…

14 hours ago