Categories: METROPOLIS

Kepala Daerah Diminta Pertahankan Capaian Prevalensi Stunting

JAYAPURA – Kepala daerah di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Papua, diminta untuk mempertahankan capaian positif dalam penurunan prevalensi stunting di wilayahnya masing-masing.

Hal itu disampaikan Asisten II Setda Papua, Setiyo Wahyudi usai membuka kegiatan Penilaian Kinerja Program Penurunan Stunting Kabupaten/Kota se-Provinsi Papua 2025, di salah satu hotel di Jayapura, Rabu (13/8).

Ia mengatakan, kasus stunting di Papua naik turun. Beberapa kabupaten sebelumnya sudah menunjukkan tren penurunan angka stunting, seperti Kabupaten Sarmi dan Kabupaten Waropen.

“Capaian ini menjadi bukti komitmen kepala daerah yang baru dilantik dalam memperbaiki gizi anak yang ada di wilayah mereka masing-masing. Semoga capaian positif ini bisa dipertahankan, kalau bisa diturunkan lagi,” kata Setiyo.

Ke depan, pihaknya ingin melihat lebih banyak daerah di Papua dengan tren penurunan. Selain itu, sinkronisasi antara data dan kondisi di lapangan menjadi hal penting.

“Data yang menunjukkan penurunan harus sesuai dengan fakta yang ditemukan. Sebab, keselarasan antara data dan kondisi lapangan sangat penting untuk memastikan capaian yang dilaporkan sesuai kenyataan,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

22 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

23 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

24 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago