“Saya lihat ada yang mencoba merusak pagar Bhuyaga Fa. Maka kami sebagai adat harus berdiri tegas. Ini adalah basis BTM-CK. Tidak boleh ada yang datang mengganggu atau mengambil,” ujarnya.
Sementara itu, Benhur Tomi Mano menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dari masyarakat adat, khususnya Ondofolo Kampung Yoka. Ia menganggap dukungan ini sebagai wujud nyata kepercayaan rakyat terhadap visinya membangun Papua yang lebih baik.
“Pilihan saya maju sebagai calon gubernur bukan karena kekayaan, tapi karena saya ingin melihat rakyat Papua hidup dalam kesejahteraan,” ujar BTM.
Dengan rekam jejak sebagai birokrat dan mantan Wali Kota Jayapura, BTM menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan berbasis kearifan lokal dan merangkul masyarakat adat sebagai mitra utama dalam pembangunan Papua ke depan. “Semoga dengan dukungan ini dapat membawa saya dengan CK menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…