Categories: METROPOLIS

Usulan Penjabat Walikota Muncul Dua Versi

JAYAPURADPRD Kota Jayapura secara resmi telah memutuskan dalam rapat pleno tiga nama yang diusulkan menjadi Penjabat Wali Kota Jaypaura, untuk menggantikan Dr Frans Pekey yang akan  mengakhiri masa tugasnya sebagai penjabat Walikota Jayapura pada 27 Mei mendatang.

   Dari hasil rapat pleno DPRD Kota Jayapura, pada Rabu (27/3) lalu, diputuskan  Pj Sekda Kota Jayapura, Robby Kepas Awi mendapatkan 4 rekomendasi dari 4 fraksi, Debora Salossa dapat rekomendasi dari 3 fraksi dan Ricky D. Ambrauw   di urutan tiga dengan hanya mendapatkan satu dukungan fraksi.

   Hanya saja, belakangan ini muncul usulan versi lain, tiga nama calon PJ walikota Jayapura diluar keputusan pleno DPRD Kota Jayapura.  Cendrawasih Pos mendapatkan informasi ini dari seorang sumber terpercaya dan merupakan pejabat di mlingkup Pemkot Jayapura.

  “Coba dicek, ini ada versi lain mengenai usulan nama-nama calon Pj walikota Jayapura,” ujar sumber itu sambil memperlihatkan file dokumen resmi administrasi pengusulan itu.

   Dari data-data nama yang ada di dalam dokumen surat itu terdapat tiga nama yang diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri sebagai calon penjabat Walikota Jayapura. Nama urutan I Recky Douglas Ambrauw, urutan II, Betty Anthoneta Puy, urutan III Matias B. Mano. Jika merujuk pada putusan pleno dewan  sebelumnya, hanya ada  Recky Douglas Ambrauw, yang ada di dokumen usulan versi lain DPRD Kota Jayapura itu.

   Cenderawasih Pos  berusaha untuk mengkonfirmasi pejabat-pejabat yang ikut menandatangani dokumen itu. Dalam hal ini ketua ketua DPRD Kota Jayapura, Abisai Rollo, Waket I, Joni Y. Betaubun dan Waket II,  Silas Youwe.

   Namun sampai berita ini diturunkan, baru Waket II Silas Youwe yang  memberikan tanggapannya atas kebenaran informasi  itu. Sementara Ketua DPRD Kota Jayapura  Abisai Rollo, belum dapat dikonfirmasi meskipun sudah dihubungi berkali-kali melakui telepon. Sementara waket I, Joni Y. Betaubun, juga belum memberikan tanggapanya, meskipun media ini sudah berusaha untuk mengonfirmasinya melalui telepon dan pesan Wahtsapp.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

16 hours ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

17 hours ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

2 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

2 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

2 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago