

Sejumlah nelayanan saat sandar di Pangkalan Pendaratan Ikan di Hamadi beberapa waktu lalu. Menghadapi potensi cuaca ekstrem diharapkan nelayan berhati-hati saat melaut. (foto:Foto/BPBD for Cepos)
JAYAPURA – Peningkatan pertumbuhan awan Cumulonimbus (awan badai) di wilayah Papua memicu terjadinya intensitas hujan yang cukup tinggi disertai kilat dan angin kencang. Hal ini diungkap berdasarkan hasil monitoring musim hujan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah lima Jayapura, Senin (12/1).
Hasilnya menunjukkan bahwa wilayah di Provinsi Papua maaih mengalami musim penghujan. Terutama di Kabupaten Jayapura, Keerom dan Sarmi. Sementara wilayah lain seperti Kota Jayapura memiliki tipe hujan mosunal satu (1) atau di mana curah hujan turun secara merata sepanjang tahun.
Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik, BMKG Wilayah V Jayapura, Ezri Ronsumbre mengatakan secara umum, pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga intensitas hujan cenderung meningkat pada periode Monsun Barat atau asia yang membawa banyak massa udara lembap ke wilayah Papua.
“Pada periode Monsun Asia saat ini, potensi peningkatan intensitas hujan cukup tinggi di sebagian besar wilayah Papua dan dapat disertai kilat/petir serta angin kencang. Kondisi tersebut dipicu oleh peningkatan pemanasan permukaan yang mendorong pertumbuhan awan Cumulonimbus atau awan badai,” jelas Ezri.
Ezri menjelaskan, anomali suhu muka laut di perairan utara Papua berada pada nilai anomali positif yang berpengaruh terhadap pertumbuhan awan di wilayah utara Provinsi Papua.
Dalam kunjungan tersebut, Abisai menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jayapura bersama masyarakat menyambut baik kehadiran…
Populasi sejumlah satwa liar di Papua Selatan, termasuk kangguru Papua (Macropus agilis), disebut mengalami penurunan.…
Kasi Humas Polres Mimika Iptu Amir Rado mengonfirmasi peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa pelaku AB…
Momentum akbar itu mengusung tema “Menjadi Sahabat Yesus Dalam Keberagaman.” Kegiatan ini menjadi forum pertemuan…
Harga cabai, khususnya cabai rawit, di Pasar Wamanggu Merauke pada Jumat (18/9/2026) berada di kisaran…
Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…