

Jeri Agus Yudianto (foto:Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses digital dan pemerataan teknologi informasi, dengan menyediakan layanan internet gratis dan penyediaan VSAT di berbagai wilayah terpencil.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan penetrasi digital di Papua, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan platform digital.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Papua, Jeri Agus Yudianto menyebut hingga akhir tahun 2024, sebanyak 48 lokasi telah menikmati layanan internet gratis, yang terdiri dari 40 gereja dan delapan masjid.
“Program ini akan diperluas pada tahun 2025 dengan target 72 lokasi tambahan, meliputi 40 gereja, lima masjid dan 27 kantor kampung,” kata Jeri saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Rabu (11/6).
Selain itu sambung Jeri, Pemerintah Provinsi Papua juga memastikan bahwa 82 perangkat Very Small Aperture Terminal (VSAT) yang telah dibangun pada tahun 2024 di sekolah dan fasilitas umum di daerah yang minim, atau tidak terjangkau coverage operator tetap berfungsi secara optimal.
Dan sebagai langkah lanjutan, pada tahun 2025 akan digelar layanan VSAT di 250 lokasi baru, seluruhnya berada di daerah yang minim atau tidak memiliki jangkauan dari operator internet komersial.
Page: 1 2
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…