“Seluruh lokasi tersebut diprioritaskan untuk fasilitas pendidikan, rumah ibadah, serta layanan publik di kampung-kampung terpencil,” kata Jeri.
“Program ini bukan hanya soal akses internet. Ini adalah langkah strategis untuk mendorong transformasi digital Papua secara menyeluruh. Dengan konektivitas yang lebih baik, kami ingin membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, memperkuat pendidikan, dan mendukung pelayanan publik yang lebih efisien,” sambungnya.
Inisiatif ini juga diharapkan dapat membuka akses masyarakat Papua terhadap berbagai layanan berbasis digital, seperti platform e-commerce lokal, pelatihan daring, layanan kesehatan jarak jauh, dan pengembangan UMKM berbasis teknologi.
“Dengan visi Papua yang inklusif dan terhubung, Pemerintah Provinsi berkomitmen menjadikan internet sebagai hak dasar dan jembatan menuju masa depan yang lebih sejahtera bagi seluruh masyarakat di Papua,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje,…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…
Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…
Ketua Bapemperda DPR Kota Jayapura, Ismail Bepa Ladopurab, menilai materi sosialisasi Perda RTRW yang…
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…