“Seluruh lokasi tersebut diprioritaskan untuk fasilitas pendidikan, rumah ibadah, serta layanan publik di kampung-kampung terpencil,” kata Jeri.
“Program ini bukan hanya soal akses internet. Ini adalah langkah strategis untuk mendorong transformasi digital Papua secara menyeluruh. Dengan konektivitas yang lebih baik, kami ingin membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, memperkuat pendidikan, dan mendukung pelayanan publik yang lebih efisien,” sambungnya.
Inisiatif ini juga diharapkan dapat membuka akses masyarakat Papua terhadap berbagai layanan berbasis digital, seperti platform e-commerce lokal, pelatihan daring, layanan kesehatan jarak jauh, dan pengembangan UMKM berbasis teknologi.
“Dengan visi Papua yang inklusif dan terhubung, Pemerintah Provinsi berkomitmen menjadikan internet sebagai hak dasar dan jembatan menuju masa depan yang lebih sejahtera bagi seluruh masyarakat di Papua,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Jayapura menunjukkan…
Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen untuk melakukan pembersihan internal terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti…
Ketua DPRK Keerom, Kanisius Kango, menegaskan penyampaian hasil reses ini merupakan kewajiban konstitusional lembaga legislatif.…
Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…
Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…
Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…