

Gubernur Papua, Matius D Fakhiri (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Gubernur Papua Matius D Fakhiri meminta masyarakat adat dilibatkan dalam pengelolaan saham PT Papua Divestasi Mandiri (PDM) dengan begitu bisa menjadi sumber pendapatan bagi pembangunan kampung.
“Keberadaan saham PT Papua Divestasi Mandiri ini penting dilakukan secara transparan dan melibatkan masyarakat adat karena bisa memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah,” katanya di Jayapura, Senin.
Ia mengatakan PT Papua Divestasi Mandiri perlu melibatkan masyarakat adat, khususnya di kampung-kampung, guna mengelola dan menikmati hasil investasi tersebut.
“Kami berharap masyarakat adat juga terlibat dalam pengelolaan saham PT Papua Divestasi Mandiri, sehingga nantinya dapat menjadi sumber pendapatan untuk pembangunan kampung,” ujarnya.
Dia menjelaskan keterlibatan masyarakat adat juga bentuk penghargaan terhadap hak-hak masyarakat asli Papua atas sumber daya alam yang ada di daerah mereka. “Dengan demikian, hasil pengelolaan saham dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” katanya.
Page: 1 2
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…
Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…
Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…
Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan, secara…