

Aktifitas pedagang yagn berjualan di pinggir ruas jalan poros Skyline-Tanah Hitam. Kondisi ini juga menjadi sorotan dari anggota DPR Kota Jayapura saat dengar pendapat dengan instansi terkait di Pemkot Jayapura. (foto: Dok/Cepos)
JAYAPURA – Kondisi Pasar Otonom maupun pasar induk Youtefa musti perlu ditata ulang. Sebab, para pedagang nekat berjualan di pinggir jalan dan sangat membahayakan. Padahal, saat ini lalu lintas kendaraan menuju Abepura dan sebaliknya sangat ramai terutama di waktu tertentu.
Pantauan Cenderawasih Pos di lokasi, para pedagang banyak menggunakan bahu jalan untuk berjualan. Tempat tersebut dinilai lebih mudah menarik pembeli. Sebab, ketika mereka menempati lahan yang sudah disediakan, justru jarang mendapat pembeli.
Salah satu pedagang, Arifin (37) mengatakan, semula warga masih bisa diatur menempati lapak yang sudah disediakan. Hanya saja saat ini sudah sulit, karena para pedagang banyak yang memburu tempat di pinggir jalan karena dianggap ramai.
“Mereka memilih tempat di pinggir jalan karena lebih mudah mendapat pembeli,” ujarnya, Selasa (11/2).
Arifin menyatakan, saat ini kondisi bahu jalan baru otonom, di poros jalan Skyline-Tanah Hitam sudah hampir penuh dengan pedagang. Sehingga membuat area jalan tersebut semakin sempit. Selain keberadaan pedagang yang menumpuk, kondisi jalan semakin sempit ketika pada sisi jalan lainnya digunakan tempat parkir. Sehingga ruang untuk lalu lintas kendaraan semakin terbatas.
Kondisi ini pun mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Jayapura dalam hal ini komisi C. Ketua Komisi C DPRK Jayapura, Muh Yusran Yunus mengaku resah dengan tindakan para pedagang yang lebih memilih jual di pinggir jalan ketimbang di dalam pasar.
Page: 1 2
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan situasi keamanan…
Kertua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Yulians Charles Gomar memberikan tanggapan terkait dengan persoalan…
Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit…
Larangan membawa HP ke sekolah tersebut, lanjut dia, karena anak-anak tidak akan fokus belajar terlebih…
anitia Pelaksana (Panpel) Persipura Jayapura memastikan pengamanan laga terakhir Persipura menjamu Persiku Kudus di Stadion…
Sebanyak 100 unit rumah permanen yang dibangun pemerintah pusat melalui Kementrian Transmigrasi RI di Kampung…