

Polisi saat melakukan olah TKP di tempat kejadian kecelakandi Jembatan Yotefa, Selasa (10/10). Dari kecelakaan ini, pengendara motor hanya mengalami luka luka sedangkan wanita yang dibonceng tewas. (FOTO:Foto/Humas Polresta)
JAYAPURA-Seorang pemuda berusia 19 tahun berinisial AZ dilaporkan tewas usai motornya menabrak pembatas median jalan.
Diduga korban dalam pengaruh minuman keras saat kejadian kecelakaan ini terjadi di Jembatan Youtefa, tepatnya tidak jauh dari Pos Jembatan Youtefa Distrik Jayapura pada Selasa (10/10) dini hari sekira pukul 02.30 WIT.
Saat itu dikatakan korban berinisial AZ mengendarai sepeda motor Honda Blade memboncengkan seorang penumpang perempuan berinisial FY.
Menurut Kapolsek Jayapura Selatan AKP Frets Lamahan, S.H dari keterangan saksi yang berada tepat di lokasi kejadian, AZ yang mengendarai motor dengan memboncengkan FY datang dari arah Jembatan Youtefa ke arah Hamadi dengan kecepatan tinggi.
“Saat tiba di TKP di jalan yang sedikit menikung, pengendara tidak mampu mengendalikan motornya, sehingga kendaraan tersebut lurus menabrak pembatas jalan,” jelas Kapolsek.
Sepeda motor yang dikendarai langsung terpental kedepan, sedangkan penumpang pada saat itu menghantam beton pembatas jalan yang tepat mengenai kepala korban hingga pecah.
“Pengendara mengalami luka di bagian lutut kanan dan dagu serta sakit di bagian bahu, sedangkan penumpang mengalami pecah di bagian kepala serta lecet di bagian tangan dan kaki, sehingga kedua korban harus dilarikan ke Rumah Sakit, namun sebelumnya FY sudah dinyatakan meninggal saat di TKP,” terangnya.
Dari hasil penyelidikan oleh Unit Lantas Polsek Japsel, kecelakaan tersebut diakibatkan oleh pengendara motor yang dipengaruhi miras, dan kasus kecelakaan ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. “Jadi penumpangnya yang tewas, sedangkan yang bawa motor luka – luka,” tutup Kapolsek Frets. (ade/tri)
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…
Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…
Setelah bencana longsor yang terjadi di Distrik Tagineri, Tanggime dan Bolakme (Banjir), kini giliran Distrik…
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Romanus Kande Kahol mengatakan, salah satu alasan nikah…