

Mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Chili periode 2014-2019, Philemon Arobaya berdiskusi dengan Gubernur Papua dan para Kepala OPD terkait pengembangan sektor perikanan dan pertanian di Papua, Selasa (10/3). (foto:Humas Pemprov)
JAYAPURA-Mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Chili periode 2014-2019, Philemon Arobaya, berencana membawa investor luar negeri untuk mengembangkan sektor perikanan dan pertanian di Papua.Rencana tersebut disampaikan Philemon setelah berdiskusi dengan Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, terkait peluang investasi yang dapat dikembangkan di wilayah tersebut.
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan pertanian. Namun potensi tersebut perlu dikelola secara serius agar dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Saya berbicara dengan Gubernur agar tidak hanya melihat peluang, tetapi juga meminta arahan bagaimana saya bisa membawa investor untuk membangun di Papua, khususnya di bidang perikanan dan pertanian,” kata Philemon, Selasa (10/3).
Ia menjelaskan, dalam dua hingga tiga tahun terakhir dirinya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah investor luar negeri untuk mengembangkan berbagai fasilitas di Papua, seperti perkebunan, pabrik pengolahan hasil pertanian, hingga pelabuhan perikanan.
“Selama dua sampai tiga tahun ini saya berupaya membawa investor dari luar negeri untuk membangun perkebunan, pabrik pertanian dan juga pelabuhan perikanan di Papua,” ujarnya.
Philemon menilai pengembangan sektor perikanan dan pertanian penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama nelayan dan petani yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan.
Menurutnya, potensi besar yang dimiliki Papua tidak boleh dibiarkan tanpa pengelolaan yang serius. “Potensi ini harus diupayakan, dikembangkan, dan diolah agar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Papua,” katanya.
Ia mencontohkan kondisi para mama Papua yang setiap hari berjualan di pasar untuk memenuhi kebutuhan hidup. “Kita lihat mama-mama yang berjualan di pasar, mereka berjuang untuk mencukupi kebutuhan hidup. Potensi yang ada seharusnya bisa diolah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua,” ujarnya.
Page: 1 2
Insiden maut ini mengakibatkan satu orang penumpang mengalami luka berat dan sembilan lainnya—termasuk dua anak…
Kepala Kantor Bea dan Cukai Merauke Isa Ramadhan menyatakan, penanganan kasus kepemilikan puluhan bungkus rokok…
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy Tohir Sabara mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diketahui…
Mantan Kapolri dan Kapolda Papua ini mengapresiasi kondisi dan pelayanan RSUD Biak. Ia terkesan dengan…
Pembangunan Sekolah Rakyat yang akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas ini dianggarakan melalui i APBN dengan…
Benhur Tomi Mano, MM (BTM) menegaskan bahwa pembangunan sejati tidak hanya diukur dari berdirinya gedung…