Philemon mengungkapkan investor yang sedang dijajaki berasal dari China dan tergabung dalam sebuah konsorsium yang bergerak di berbagai sektor usaha. “Investor yang sedang saya bangun jaringan berasal dari China untuk pengembangan perikanan dan pertanian, meskipun perusahaan dalam konsorsium tersebut juga bergerak di berbagai bidang lainnya,” katanya.
Ia menambahkan, pengembangan sektor perikanan direncanakan dipusatkan terlebih dahulu di wilayah Papua, khususnya Jayapura. Namun ia juga mengusulkan agar pengembangan pelabuhan perikanan dapat dilakukan di daerah lain, seperti Pulau Yapen.
Sementara untuk sektor pertanian, menurutnya wilayah Jayapura dinilai memiliki ketersediaan lahan yang cukup luas untuk pengembangan perkebunan skala besar.
Meski demikian, Philemon belum dapat memastikan kapan rencana investasi tersebut akan direalisasikan karena masih bergantung pada proses pembicaraan dan negosiasi dengan pihak investor. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…