Categories: METROPOLIS

Buruh Papua Desak Pembentukan Satgas PHK

JAYAPURA–Memperingati Hari Buruh Internasional (May Day), kaum buruh di Papua bersama Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Provinsi Papua menggelar aksi damai di kawasan Lingkaran Abepura, Kota Jayapura, Jumat (1/5).

Aksi yang dipusatkan di satu titik tersebut berlangsung tertib dan kondusif. Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian oleh para buruh, baik laki-laki maupun perempuan, mereka menyuarakan tuntutan terkait peningkatan kesejahteraan pekerja dan penguatan peran serikat buruh di Indonesia.

Menariknya, aksi ini tidak berlangsung kaku atau tegang. Selain menyampaikan aspirasi, para peserta juga menghibur diri dengan lantunan musik yang dibawakan oleh sesama buruh, bahkan di sela-sela kegiatan terlihat sebagian peserta berjoget bersama, menciptakan suasana yang lebih santai.

Ketua KSPI Papua, Benyamin Eduard Inuri, mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak yang dilakukan oleh serikat buruh di seluruh Indonesia dalam momentum May Day.
Ia menjelaskan, saat ini KSPI Papua telah menangani sekitar 1.340 buruh yang terdaftar, dan jumlah tersebut masih terus dalam proses pendataan. Secara keseluruhan, jumlah buruh yang berada dalam berbagai konfederasi di Papua, seperti KSPSI, KSPI, dan SBSI, mencapai lebih dari 1.400 orang.

“KSPI di Papua baru berjalan sekitar satu tahun, dan kami akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperjuangkan kesejahteraan buruh sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Benyamin.

Dalam momentum May Day tahun ini, para buruh juga menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah pusat. Salah satu poin utama adalah mendesak pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Buruh, sebagai tindak lanjut dari janji pemerintah sebelumnya.

Benyamin menegaskan, persoalan ketenagakerjaan di Papua bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan perusahaan dan para buruh itu sendiri. “Ini pekerjaan rumah bersama. Pemerintah, perusahaan, dan buruh harus duduk bersama mencari solusi agar semua berjalan sesuai aturan dan mampu mendorong pembangunan di Tanah Papua,” katanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

PSN Cetak Sawah Tidak Berada di Kawasan Konservasi Taman Nasional Wasur

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy  untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…

3 minutes ago

MBG Tak Dipaksakan, Sekolah di Yahukimo Tetap Gratis

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Akso Balingga menyusul aksi demonstrasi pelajar yang…

1 hour ago

Cegah Narkoba, Gelar Operasi Antik Noken 2026 di THM

Kedatangan aparat gabungan ini merupakan bagian dari eksekusi Operasi Antik Noken 2026 yang digelar Kepolisian…

5 hours ago

Polres Mimika Bubarkan Tawuran dan Amankan Pemuda Bersenjata Tajam

Operasi yang dikemas dalam bentuk Patroli Gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut dipimpin langsung…

6 hours ago

Sukses Gelar Orientasi, Anggota DPRK Tolikara Siap Jalankan Tugas Legislasi

Kegiatan ditutup secara resmi melalui sambutan Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, yang dibacakan oleh Asisten…

7 hours ago

Berikan Ruang Kepada Daerah Kelola Dana Tambahan Otsus

  Denny menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang mengatur penggunaan Dana Tambahan Otsus melalui program-program yang…

8 hours ago