Ia juga menyoroti masih terbatasnya lapangan pekerjaan di Papua serta belum meratanya penerapan upah minimum regional (UMR) yang saat ini berada di kisaran Rp4,5 juta.
Meski demikian, pihaknya tetap optimistis terhadap kebijakan pemerintah ke depan, khususnya dari. “Semoga di tahun 2026 ini kesejahtraan buruh bisa benar benar di perhatikan,” ujarnya
Menurutnya, terdapat dua agenda penting yang diharapkan menjadi angin segar bagi buruh, yakni pembentukan Satgas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) serta Dewan Kesejahteraan Buruh yang akan melibatkan kolaborasi berbagai pihak. “Kami berharap kebijakan dari pemerintah pusat dapat benar-benar menjawab kebutuhan buruh, termasuk di Papua,” tambahnya.
Aksi damai tersebut berlangsung dengan pengamanan dari aparat keamanan, namun tanpa pendekatan yang kaku. Arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau lancar, meskipun sebagian pertokoan di Lingkaran Abepura memilih tutup selama aksi berlangsung. Hingga kegiatan berakhir, situasi tetap aman dan kondusif, dengan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tetap berjalan normal. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Jayapura. Setelah tiba di Danau Emfotte, pengunjung…
Rilis yang diperoleh dari Humas Polres Boven Digoel menyebutkan, pelepasan dilaksanakan di Pelabuhan Tanah Merah…
Swedia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat kemenangan telak pada laga pembuka, sementara Belanda…
Perselisihan menajam setelah KS menolak membayar karena menganggap seluruh kewajibannya telah lunas. Ketegangan tersebut memuncak…
Keharuan memuncak saat para siswa satu per satu berjalan ke depan untuk menerima tanda kelulusan.…
Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH, MH mengatakan jika, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memiliki kepedulian besar terhadap…