

Kondisi pesisir pantai Holtekamp yang masih diterpa gelombang tinggi, Jumat (8/3). (foto: Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Kawasan pesisir terutama objek wisata Pantai Holtekamp dan sekitarnya masih mengalami gelombang tinggi. Hal ini tentunya sangat berbahaya bagi para pengunjung dan juga masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan.
Karena itu Kepala BPBD Kota Jayapura, Asep Khalid mengaku pihaknya masih terus melakukan pemantauan dan pengawasan terkait dengan kondisi cuaca di lapangan, termasuk melakukan upaya-upaya preventif terhadap sebuah kecelakaan di wilayah pesisir. Di mana berbagai imbauan masih terus dilakukan untuk mengingatkan masyarakat melalui media sosial.
“Kami masih terus mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terkait dengan kondisi perairan kita belakangan ini,” ujar Asep Khalid, Jumat (8/3).
Dia mengingatkan masyarakat agar apabila mengunjungi lokasi-lokasi wisata pesisir atau pantai termasuk melakukan rutinitasnya sebagai nelayan di laut, maka harus disesuaikan dengan kondisi cuaca yang terjadi saat ini. Angin cukup kencang sehingga menimbulkan gelombang tinggi di wilayah perairan Kota Jayapura dan sekitarnya.
“Karena itu fenomena alam seperti ini sangat berpotensi terjadinya kecelakaan tenggelam bahkan sampai hilang,” ujarnya.
Sementara itu untuk penanganan daerah pesisir yang mengalami abrasi, beberapa waktu lalu pihaknya sudah melakukan peninjauan langsung ke titik abrasi di kawasan pantai Holtekamp. Sesuai dengan perintah langsung dari Penjabat Wali Kota Jayapura, bahwa perlu dilakukan upaya penanganan jangka pendek agar tidak sampai merusak seluruh kawasan daratan yang ada di sepanjang jalan Holtekamp akibat gelombang tinggi yang menyebabkan abrasi.
“Pak wali sudah perintahkan untuk penanganan secara darurat, dengan melakukan pembangunan bronjong supaya tidak meluas ke darat dan itu dilakukan dinas pekerjaan umum kota Jayapura,” bebernya. (roy/tri).
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…
Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…