

Iptu Haris Baltasar Nasution, STK, SIK (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Kendati pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan terhadap laporan seorang ayah diduga cabuli 2 anak perempuannya di Merauke yang baru berumur 6 dan 9 tahun, namun penyidik belum memiliki cukup bukti untuk menjadikan ayah 3 anak itu sebagai tersangka.
‘’Kita masih status penyelidikan terhadap laporan tersebut. Karena sampai sekarang ini belum cukup bukti untuk meningkatkan laporan itu ke tingkat penyidikan,’’ kata Kapolres Merauke AKBP I Ketur Suaryana, SH, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Haris Baltasar Nasution, STK, SIK didampingi KBO Ipda Sewang, Jumat (08/03/2024).
Menurut Kasat Reskrim, pihaknya masih perlu saksi yang mendukung laporan tersebut. Hal ini karena keterangan dari korban masih berubah-ubah. ‘’Keterangan koran masih berubah-ubah,’’ jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya bahwa seorang laki-laki di Merauke dilaporkan oleh istrinya sendiri ke SPKT Polres Merauke dengan laporan melakukan pencabulan terhadap 2 anak gadisnya yang baru berumur 6 dan 9 tahun. Terlapor sendiri membantah laporan dari istrinya tersebut. Namun terlapor sendiri sebelum dilaporkan istrinya itu sempat dihakimi darijan
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK, kepada wartawan di Merauke membenarkan laporan Polisi yang diterima pihaknya tersebut. ‘’Kejadiannya pada 22 Januari 2024 kemarin, dimana seorang warga dilaporkan ke kami karena diduga mencabuli 2 anak perempuannya,’’ kata Kapolres I Ketut Suaryana, di Mapolres Merauke, Jumat (02/02/2024). (ulo)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…