Categories: METROPOLIS

Anggaran Dipangkas, DPRK Minta Pemkot Cari Solusi

JAYAPURA – Imbas terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) No. 1/2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD tahun anggaran 2025, alokasi anggaran transfer ke daerah (TKD), termasuk di Kota Jayapura terdampak.

   Ketua komisi C DPRK Jayapura Muh Yusran Yunus, mengatakan bahwa terkait dengan pemangkasan anggaran tersebut wajib diikuti oleh semua kepala daerah tak terkecuali Kota Jayapura. Karena itu ia berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura harus menginisiasi itu atau mencari solusi.

   “Kita berharap semua OPD-OPD itu harus menghemat biaya, misalnya kurangi perjalanan dinas, kurangi kegiatan yang bersifatnya seremonial, seminar, study banding dan lain sebagainya,” kata Yusran kepada Cenderawasih Pos, Senin (10/2).

    Yusran mengatakan bahwa untuk mengatasi masalah tersebut, ia berharap Pemkot Jayapura harus lebih kreatif dalam menata dan mengelola aset dan  potensi yang bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

  Apalagi, mengingat PAD Kota Jayapura saat ini ditargetkan naik sebesar Rp 290 Miliar dari sebelumnya  tahun 2024 sebesar  Rp 260 miliar. Menurut Yusran penambahan Rp 30 miliar itu diambil dari pajak biaya balik nama kendaraan bermotor.

   Tak hanya itu, Ketua Komisi C itu juga mengusulkan ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura untuk mengoptimalkan biaya parkiran kendaraan bermotor seperti  di restoran, toko-toko, hingga pusat perbelanjaan lainnya dengan tujuan untuk meningkatkan PAD.

  Begitu juga di tempat-tempat yang mempunyai potensi PAD, diharapkan pembayaran parkiran mengunakan kode QRIS salah satu contohnya yang ia sebutkan adalah di Ruko Dok II, Kota Jayapura.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Papua Masuk Kategori Rendah, Aspek Kelembagaan Jadi Sorotan

Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Papua tahun 2024 mengalami penurunan signifikan. Jika pada tahun 2023…

15 hours ago

DPRK Soroti Program MBG yang Belum Merata

Khoiri mengatakan, ketidakmerataan ini menjadi catatan penting bagi pemerintah terutama Badan Gizi Nasional (BGN) Papua…

23 hours ago

RSUD Jayapura Khawatir Dampak Penonaktifan PBI

Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey menyampaikan, selama ini mayoritas pasien yang berobat di RSUD…

24 hours ago

Dinsos Buka Layanan Verifikasi Ulang Peserta PBI JK yang Dinonaktifkan

Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, menjelaskan bahwa pihaknya telah membuka layanan khusus untuk…

1 day ago

Risiko Kerja Kian Kompleks, Pengelolaan K3 Harus Diperkuat

Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen menyampaikan Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen menjadikan K3 sebaga bagian integral…

1 day ago

Tiga PJU Polresta Jayapura Kota Diganti

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen memimpin langsung Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab)…

1 day ago