Categories: METROPOLIS

Risiko Kerja Kian Kompleks, Pengelolaan K3 Harus Diperkuat

JAYAPURA-Risiko kerja saat ini tidak hanya bersumber dari bahaya konvensional tetapi juga mencakup risiko ergonomi psikososial, penggunaan teknologi canggih, serta dampak perubahan iklim dan lingkungan keria.

Bahkan, kecelakaan dan penyakit akibat kerja tidak selalu terjadi di tempat keria dan seringkali sulit terdeteksi secara kasat mata. Kondisi ini menuntut pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang lebih profesional, sistematis, terinteragrasi dan berbasis pencegahan.

Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen menyampaikan Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen menjadikan K3 sebaga bagian integral dari pembangunan daerah, selaras dengan Visi Pembangunan Provinsi Papua, yaitu “Terwujudnya Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera dan Harmoni-Papua Cerah.”

“Komitmen ini diwujudkan melalui lima misi pembangunan daerah” kata Aryoko, pada apel Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, di kantor gubernur, Rabu (11/2).

Aryoko mengatakan Bulan K3 Nasional Tahun 2026 merupakan momentum strategis untuk memperkuat kesadaran, kepatuhan serta peran aktif seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem K3 yang profesional, andal dan kolaboratif.

Ia pun mengaku berbagai kegiatan telah dilaksanakan, mulai dari apel K3, kegiatan promotif dan edukatif hingga pelayanan ketenagakerjaan dan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.

“Seluruh pemangku kepentingan mulai pemerintah, dunia usaha, serikat pekerja, akademisi, media dan masyarakat untuk menjadikan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja sebagai bagian sehari-hari,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

9 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

17 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

18 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

20 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

21 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

22 hours ago