Categories: METROPOLIS

Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa

JAYAPURA-Seorang pria yang belakangan diketahui bernama Lele Jikwa ditemukan tidak bernyawa di Kali Mati Kompleks Bina Marga Tanah Hitam, Distrik Abepura, Rabu (10/1) sekitar pukul 09.00 WIT, akhirnya terungkap.

  Polisi yang menerima laporan penemuan mayat tersebut, langsung ke tempat kejadian melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban. Identitas korban ini diketahui setelah  kakak kandungnya, bernama Julianus Jikwa melapor ke Polsek.

Julianus mengaku adik kandungnya itu bernama lengkap Lele Jikwa. Almarhum lahir di Kampung Abepura Gunung RT 002, RW. 017 Kelurahan Awiyo Distrik Abepura, tahun 1988.

  Menurutnya sebelum meninggal, Selasa (9/1) malam, korban masih bercengkerama bersama mereka di rumah. Namun Rabu (10/1) dini hari, sekira pukul 03.00 WIT, korban pergi meninggalkan rumah.

  “Tadi malam (Selasa malam red), korban masih ada di rumah dan keluar dari rumah sekitar pukul 03.00 WIT,” ungkapnya saat melapor ke Unit Reskrim Polsek Abepura.

  Julianus juga mengungkapkan korban semasa hidupnya mengalami gangguan kejiwaan. Bahkan sebelum meninggal, korban masih berstatus pasien rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa Daerah Abepura.

   “Dia masih pasien rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa Daerah Abepura,” katanya.

Sementara itu Kapolsek Abepura, AKP. Soeparmanto mengatakan jenazah ditemukan saksi, Erali Wandik (18) dan Jhon Kepno (19), saat hendak memperbaiki saluran pipa, di TKP.

  Melihat hal itu, akhirnya mereka melaporkan ke Pos Patmor Abepura. “Atas laporan itu Anggota Pos Patmor, bersama angota bersama saksi langsung mendatangi TKP, dan melihat korban sedang terkelungkup,” ungkap Kapolsek.

  Kapolsek mengatakan dari hasil olah TKP, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan. “Setelah olah TKP, korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Jayapura,” ujarnya.

  Karena pihak keluarga  korban sudah melapor dan meminta untuk tidak divisum, sehingga tim penyidik Polsek Abepura tidak menerbitkan surat permintan visum. “Pihak keluarga menerima kematian korban, dan tidak ingin melakukan otopsi,  pihak keluarga memulangkan jenazah dari RS Bhayangkara untuk disemayamkan,” pungkasnya. (rel/tri)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Isu Penghentian Rekrutmen CPNS Diklarifikasi

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…

12 hours ago

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

13 hours ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

14 hours ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

15 hours ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

16 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

17 hours ago