Categories: METROPOLIS

Pengangkatan CPNS Perlu Pemetaan Kelas Jabatan

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan  (BKPP) Kota Jayapura memastikan akan melakukan pemetaan kelas jabatan terhadap CPNS pengangkatan baru 2024, baik formasi khusus Papua maupun P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak) yang sudah diusulkan oleh Pemkot Jayapura.

   Kepala BKPP Kota Jayapura, Robert Betaubun mengatakan, untuk pemetaan berdasarkan kelas ini membutuhkan waktu, karena jumlah ASN yang diangkat tahun ini sangat banyak, mencapai ribuan orang.

   “Perkembangannya sementara kita sedang mereview kembali by name untuk diberikan kelas jabatan, dan itu pekerjaannya tidak cepat. Karena ini ribuan orang,” kata Robert Betaubun, Rabu (8/5).

   Kemudian, pihaknya juga sedang melakukan identifikasi berdasarkan jenjang pendidikan, setelah itu baru diidentifikasi lagi berdasarkan kelas jabatan sesuai dengan pendidikan dan pengalaman kerjanya. Sebab, disitulah yang akan membutuhkan waktu yang cukup lama.

  “Kalau tidak pakai seperti itu cepat saja, kalau dulu kan formasinya kita terima dan ditempatkannya di mana. Kalau sekarang kan tidak begitu, diverifikasi pendidikannya apa, kemudian dia cocok di jabatan apa. Bayangkan ini 3000, kalau kita lihat satu persatu dengan status pendidikannya, kemudian pengalamannya, kemudian baru bisa dilihat di kamus kelas jabatan,” ujarnya.

  Sesuai harapan pejabat Walikota Jayapura sebelum akhir masa jabatannya berakhir, 3.000 ASN di Kota Jayapura ini sudah bisa diumumkan atau sudah dituntaskan. Namun ini memang membutuhkan waktu yang tidak sedikit, namun pihaknya akan menggunakan waktu ekstra untuk mempercepat proses tersebut.

   Menurut Robert, ada dua kategori ASN yang diangkat tahun ini, di Pemkot Jayapura. Pertama, berdasarkan usulan Pemkot Jayapura Kemenpan sebanyak 2.000 lebih untuk tenaga P3K. Kemudian untuk 1.028 orang untuk ASN itu tetap diangkat menjadi ASN.

   “Jadi ada yang formasi khusus 20.000 itu yang sisanya itu yang kita ajukan, yang tersisa itu kan ada di aplikasi pendataan non ASN. Sisanya itu 2.040 orang itu yang akan diangkat menjadi P3K,”bebernya.

  Sementara itu untuk verfikasi tenaga 1.200 formasi Papua itu, saat ini sebenarnya sudah selesai dilakukan, namun atas perintah pejabat Walikota Jayapura menunggu bersamaan dengan penetapan Kemenpan RB untuk para honorer yang masih tersisa. Dikhawatirkan apabila formasi 1.200 itu lebih dulu, maka akan terjadi protes apabila belum diselesaikan secara tuntas oleh Pemkot Jayapura. (roy/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago