Categories: METROPOLIS

Sidak Walikota Berdampak di Pasar Otonom

PKL Ditertibkan, Tak Ada yang Berjualan di Ruas Jalan Skylen-Tanah Hitam 

JAYAPURA-Pasar ilegal di jalan baru Otonom telah ditertibkan. Para Pedagang Kaki Lima (PKL) di pinggir jalan itu telah pindahkan ke dalam pasar induk Youtefa dan Otonom. Hal itu dilakukan setelah Walikota dan Wakil Walikota Jayapura, Abisai Rollo dan Rustan Saru pada Selasa (4/3) mengelar inspeksi mendadak (Sidak) di kedua pasar tersebut.

 Dari pantauan Cenderawasih Pos di Poros Jalan Skyline-Tanah Hitam tampak sepi tidak seperti biasanya. Puluhan personel Satpol-PP Pemerintah Kota Jayapura siaga di sepanjang jalan itu.

Kondisi  di dalam Pasar Otonom Kotaraja yang mulai ramai pedagang pasca  dilakukan penertiban, Jumat (7/3). (foto: Jimi/Cepos)

   Kabid Penertiban Satpol-PP Kota Jayapura, Yulius Taruk mengatakan bahwa kurang lebih sudah tiga hari lamanya Satpol-PP Kota Jayapura menjaga di tempat itu seusai walikota dan wakil walikota Jayapura sidak di Pasar Otonom.

  “Kita sudah jalan tiga hari siaga disini, semua pedagang sudah masuk ke dalam pasar. Untuk sementara saat ini di sini kosong,” kata Yulius kepada Cenderawasih Pos di poros jalan Skylen-tanah hitam, Jumat (7/3).

  Ia mengaku  personel Satpol PP dibagi dua shif untuk menjaga di jalan tersebut mulai pukul 12.00 WIT hingga pukul 18.00 WIT, kemudian  shif kedua dari pukul 18.00 WIT hingga pukul 22.00 WIT.

   Sementara itu untuk jumlah personel yang bersiaga di tempat itu setiap harinya sebanyak 50 orang, hingga waktu yang tidak ditentukan. “Kita jumlah keseluruhan sebanyak 50 orang berjaga di sini, untuk shift pertama 25 orang dan untuk shift kedua juga lima orang,” ungkapnya.

  “Kita tidak ke dalam pasar, kita hanya pantau di luar, jika ada pedagang yang masih jualan di luar kita arahkan ke dalam pasar,” tandasnya.

   Kabid Penindakan itu mengatakan apa yang dilakukan oleh pihaknya itu berdasarkan Peraturan daerah (Perda) Nomor 15 tentang ketertiban umum.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Sindikat Perdagangan Bayi Dipromosikan Lewat Tiktok

Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga menemukan seorang ibu hamil berinisial BS, 29, yang tinggal di…

1 hour ago

Dugaan Kebocoran Data Pengguna Instagram, Komdigi Panggil Meta

Data yang diduga bocor mencakup nama pengguna, alamat, nomor telepon, hingga email, dan disebarkan di…

3 hours ago

Raja Juli Antoni: Masyarakat Bisa ‘Membeli’ Hutan

Pernyataan tersebut merespons ramainya ide netizen mengenai gagasan masyarakat ‘membeli’ hutan, yang mencuat setelah banjir…

4 hours ago

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

1 day ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

1 day ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

1 day ago