

Kondisi Pantai Dok 2 di malam hari yang sangat minim penerangan, pemkot Jayapura akan memasang lampu penerangan jalan umum (LPJU) di kawasan bangku panjang (kupang) Pantai Dok 2. (foto:Mustakim/cepos)
JAYAPURA – Dinas PUPR Kota Jayapura menanggapi pemberitaan terkait minimnya penerangan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di pantai Dok 2 Distrik Jayapura Utara.
Dalam keterangannya, Kepala Dinas PUPR Kota Jayapura, Nofdi J Rampi menjelaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemasangan spot-spot ruas jalan yang masi minim penerangan.
“Dari semua ruas jalan di Kota Jayapura, memang masih banyak yang belum maksimal penerangannya, namun pada prinsipnya semua akan kita akomodir secara bertahap termasuk di ruas jalan pantai dok 2,” ujar Nofdi J Rampi saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di ruangan kerjanya, Selasa (07/01/2015).
Dengan Kondisi anggaran yang terbatas untuk sektor penerangan lampu jalan ini, tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Dinas PUPR. “Katen anggaran kita terbatas, untuk lampu jalan yang ada di Dok II itu nanti kita coba usulkan di anggaran perubahan,” ungkapnya.
Nofdi J Rampi menjelaskan, untuk memaksimalkan pelaksanaan program penerangan lampu jalan ini membutuhkan anggaran kurang lebih Rp. 6 Miliar tiap tahunnya karena banyak komponen yang harus dikerjakan.
“Saat ini total balon lampu jalan di Kota Jayapura sebanyak 6000, untuk perawatan dari 6000 balon lampu ini saja kita membutuhkan anggaran kurang lebih Rp. 3 Miliar lebih, sementara anggaran yang kita terima hanya Rp 2 Miliar,” ungkapnya.
Keterbatasan anggaran ini menurut Nofdi J Rampi memang bukan menjadi alasan dasar, karena ada beberapa sektor-sektor lain yang menjadi prioritas Dinas PUPR di program setiap tahunnya.
“Pada prinsipnya kita tidak bisa lakukan semua ini dalam satu tahun, tetapi harus bertahap, untuk itu kita perlu bersabar dan diharapkan bisa dimasukkan dalam perubahan nanti,” pintanya.(kim/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…