Categories: SENTANI

Palang Memalang, Banyak Yang Dirugikan

JAYAPURA  Kasus pemalangan fasilitas umum di Kabupaten Jayapura menyisakhkan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemerintah Kabupaten Jayapura setiap tahun.  Umumnya pemalangan dilakukan masyarakat adat, pemilik hak ulayat terhadap kantor pemerintah, fasilitas jalan, sekolah, fasilitas kesehatan hingga fasilitas umumlannya.

Yang terakhir adanya pemalangan Puskesmas Komba dan SD Negeri Dunlop yang hingga saat ini belum dibuka.

Menanggapi situasi ini, Pj. Bupati Jayapura Samuel Siriwa menjelaskan untuk SD yang masih dipalang perlu ada pembahasan bersama di para-para adat antara pihak keluarga pemilik tanah, dan pemerintah untuk membahas permasalahan tersebut.

“Harus ada kesempatan baik, disini kami melihat ada beberapa kepentingan yang harus diperjelas,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (7/1) kemarin.

Puskesmas  Komba yang belum dapat beroperasi, akibat dipalang pada 23 Desember 2024 lalu, Selasa (7/1) kemarin.(Yohana/Cepos)

  Sementara terkait puskesmas Komba yang masih dipalang, menurut Pj. Bupati Jayapura itu merupakan permasalahan ganti rugi.

“Saya bersedia didatangi, untuk berdialog terkait permasalahan tersebut, karena yang rugi dari dampak pemalangan tersebut adalah masyarakat sekitar yang tidak dapat pelayanan kesehatan, ” jelasnya.

  Banyak masyarakat yang akan dirugikan, baik dalam waktu perjalanan yang tadinya cukup jalan kaki sampai, ini harus naik kendaraan ke puskesmas lain.

“Saya menghimbau jika ada sesuatu yang ingin diaspirasikan secara baik, agar layanan publik yaitu layanan kesehatan kita tidak terganggu, ” jelasnya. (ana)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

5 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

13 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

14 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

16 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

17 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

18 hours ago