Categories: METROPOLIS

Tangani Bencana, Pemkot Berharap Bantuan Pusat

JAYAPURA– Pemerintah Kota Jayapura sedang berjuang di pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan untuk membantu warga yang rumahnya rusak akibat terkena dampak bencana alam gempa bumi dan kebakaran di Kota Jayapura.  Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Jayapura, Nofdi J. Rampi, Selasa (5/12).

“Kita masih berjuang untuk permintaan bantuan ke Badan Penanggulangan Bencana Pusat kemudian ke Kementerian Sosial, baru ke Kementerian PUPR,   bukan hanya korban kebakaran yang kemarin, tapi korban yang terkena dampak gempa bumi waktu lalu,” katanya.

Nofdi J. Rampi (FOTO:Mboik/Cepos)

Dia mengatakan khusus untuk rumah warga yang terkena dampak gempa bumi beberapa waktu  lalu cukup banyak terjadi di Kota Jayapura dan mengalami kerusakan yang cukup parah dan itu juga belum disentuh sama sekali oleh pemerintah.

  “Rumah-rumah yang terkena dampak gempa kemarin itu banyak sekali yang rusak dan belum disentuh,” bebernya.

   Lanjut dia, tahun 2024,  secara bertahap akan mulai ditangani dalam bentuk bantuan bahan bangunan. Namun itu hanya dikhususkan bagi rumah-rumah orang asli Papua karena memang sumber dananya Otsus.

   “Nantinya perjuangan-perjuangan yang disampaikan oleh Kadis Sosial di Kementerian Sosial dan dari Kementerian PUPR.  Kalau PUPR  sudah kami sampaikan, tetapi tidak dapat, yang  yang diajukan oleh Badan Penanggulangan Bencana. Karena kemarin kami punya fitur untuk perumahan itu tidak dibuka oleh Bappenas.  Persoalannya tentang ada beberapa up date data kita yang harus kita buat terutama ada di ranah Bappeda,” tambahnya. (roy/tri)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

2 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

10 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

11 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

13 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

14 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

15 hours ago