Categories: METROPOLIS

Program Tanam Pohon Buah Untuk Bantu Ekonomi Masyarakat

JAYAPURA-Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua Jan Jap Ormuseray atau akrab disapa JJO, gencar dan  intens membagikan bibit pohon penghijauan dan pohon buah kepada masyarakat melalui gereja belakangan ini. Dia berharap, masyarakat mendapatkan manfaat secara ekonomi dari program itu.

   “Ini merupakan kampanye  penyelamatan hutan di Papua, terutama di Kabupaten Jayapura dan sekitarnya,” kata JJO di Kota Jayapura, Senin (5/2).

  Dia mengatakan, konsentrasinya bahkan tidak hanya di kawasan penyangga  dan cagar alam Cycloop, tetapi hutan adat lainnya milik masyarakat adat di Kabupaten Jayapura, yang nota bene masih memiliki cadangan hutan yang sangat luas. Dalam  aksi penyelamatan yang ditawarkanya itu, pihaknya  menggandeng masyarakat menjalankan program menanam pohon buah.

   “Kami terus bekerja keras, mengampanyekan penyelamatan hutan, dengan salah satu programnya menanam pohon buah,”ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Laga Pamungkas

Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…

4 hours ago

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

17 hours ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

17 hours ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

18 hours ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

18 hours ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

19 hours ago