

Tim Identifikasi Satlantas m Polresta Jayapura Kota saat melakukan olah TKP di Jalan Raya Pantai Holtekamp Kilometer 11 Distrik Abepura, Rabu (4/9) (Foto/Satlantas Polresta)
JAYAPURA – Diduga karena pengaruh minuman keras (miras), seorang pria bernama Riki Suebu (24) ditabrak Mobil. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Raya Pantai Holtekamp Kilometer 11 Distrik Abepura, pada Rabu (4/9) menjelang subuh sekira pukul 03.30 WIT. Akibatnya korban meninggal dengan mengalami patah kaki kiri, luka lect pada wajah, pipi sebelah kanan dan kening.
Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, AKP Muhammad Akbar, S.Sos, mengatakan kejadian tersebut berawal saat korban yang dalam pengaruh minuman keras ini terbaring di tengah jalan, kemudian ada kendaraan roda empat yang datang dari arah Koya menuju Jembatan Merah dengan kecepatan tinggi.
“Karena melaju dengan kecepatan tinggi, menyebabkan korban tergilas cukup jauh dari TKP yang mengakibatkan korban tewas di tempat.” ungkap AKP Muhammad Akbar, S.Sos, kepada Cenderawasih Pos, Rabu (4/9).
Dia mengatakan kasus tabrak lari yang terjadi di Jalan Holtekamp Kilometer 11 Distrik Abepura tersebut, diduga karena korban dipengaruhi minuman keras (miras) bersama teman-temannya.
“Kasus Laka Lantas (Tabrak Lari) tersebut ditangani oleh Unit Lantas Polsek Jayapura Selatan dan saat ini Jenazah masih berada di Ruang Jenazah RS. Bhayangkara TK.II Polda Papua,” kata AKP Akbar, Rabu (4/9).
Page: 1 2
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Polres Mimika memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu senilai Rp1,05 miliar di Mapolres Mimika, Mile…
Kapolres menjelaskan bahwa kasus itu berawal saat korban dibonceng oleh pamannya dengan menggunakan sepeda motor. …
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…