

PJ Sekda kota Jayapura , ketika menyalami ASN usai apel wajib di lingkup pemkot Jayapura beberapa waktu lalu. (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Khusus di bulan Maret tahun 2024 kemarin seluruh aparatur sipil negara di Pemerintahan Kota Jayapura mendapatkan keistimewaan dari penjabat Wali Kota Jayapura Frans Pekey. Hal itu terkait dengan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN di Pemkot Jayapura itu, dimana khusus bulan Maret, TPP ASN di Pemkot Jayapura itu diterima secara utuh.
“Khusus untuk bulan Maret TPP ASN di Pemerintah Kota Jayapura terima utuh, tidak ada lagi pemotongan-pemotongan,” kata Frans Pekey, Kamis (4/4).
Hal itu dikarenakan saat ini bertepatan dengan momen peringatan Hari Raya Idul Fitri di mana seluruh ASN yang beragama muslim juga akan merayakan Idul Fitri tersebut.
Karena itu, dia berharap TPP yang dibayarkan untuk khusus di Maret ini dapat memberikan semangat dan motivasi lagi bagi seluruh aparatur sipil negara di Pemerintah Kota Jayapura untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka sebagai ASN sebagaimana yang telah diatur dalam undang-undang ASN.
“Ini hanya khusus untuk bulan Maret karena bertepatan dengan Idul Fitri juga bagi saudara-saudara yang beragama Islam, sehingga saya mengambil kebijakan untuk mereka menerima secara utuh,” ujarnya.
Lanjut dia, sebagaimana biasanya sesuai ketentuan yang sudah diterapkan oleh Pemerintah Kota Jayapura untuk pembayaran TPP bagi ASN ini semestinya dilakukan berdasarkan tingkat kehadiran ASN di kantor. ASN yang jarang masuk kantor justru akan mendapatkan pengurangan jumlah TPP yang diterima oleh yang bersangkutan. Namun sebaliknya yang selalu hadir tepat waktu di kantor pasti akan menerima TPP tersebut secara utuh.
“Biasanya kan dibayarkan berdasarkan kehadiran, biasanya ASN terima tidak utuh apalagi kalau malas-malas, terima tidak utuh, khusus untuk bulan Maret saya ambil kebijakan, Setelah itu akan berlaku normal kembali,” tambahnya.(roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…