

Kombes Pol Victor Mackbon (foto:Gamel/Cepos)
JAYAPURA – Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon meminta untuk kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oknum karyawan salah satu pegawai pusa perbelanjaan di Abepura berinisial FK untuk terus ditindaklnjuti.
Ia memerintahkan untuk melengkapi kasus tersebut dengan bukti – bukti. Dan jika memang cukup bukti, Kapolres memerintahkan untuk segera menetapkan FK sebagai tersangka.
“Saat ini masih ada bukti lain yang harus dilengkapi dan saya meinta penyidik untuk segera melengkapi. Jika cukup bukti, langsung teruskan,” kata Kapolresta, Victor Mackbon di Jayapura, Senin (1/7).
Terkait kasus ini pihak keluarga menyatakan ingin tetap melanjutkan proses hukum mengingat FK nampaknya tidak memiliki itikad baik mengakui perbuatannya. Tak hanya itu, menurut ayah korban, FK pernah mendatangi rumahnya untuk meminta maaf namun ternyata kedatangan pelaku ini karena disuruh, bukan inisiatif sendiri.
“Disitu kami menyimpulkan bahwa pelaku memang tidak berniat mengakui perbuatannya apalagi saat di ruang penyidik ia sempat menyangkal padahal sudah jelas surat PHK yang diterima dikarenakan perbuatannya melakukan pencabulan atau asusila,” bebernya.
Ayah korban juga berencana akan menggunakan penasehat hukum termasuk meminta perlindungan dari LBH perlindungan perempuan dan anak. “Ini tidak bisa dibiarkan dan kami meminta tetap diproses. Kasihan anak kami trauma dengan kejadian ini,” tutupnya. (ade/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…