Lebih lanjut Asri sampaikan kondisi tersebut jauh berbeda dengan tahun lalu. Jelasnya tahun 2024 lalu, diwaktu yang sama yakni satu Minggu menuju hari H kebutuhan masyarakat terhadap daging sapi sangat tinggi, tetapi sekarang kondisinya sudah berbanding terbalik.
“Biasanya sudah rame, tahun lalu itu satu Minggu menjelang hari H sudah rame bahkan kita kewalahan. Tetapi sekarang kondisinya sudah berbanding terbalik satu ekor sapi pun tidak habis,” ungkapnya.
Walaupun sepi pembeli, pedagang tersebut berpendapat bahwa kondisi tersebut terjadi kemungkinan besar disebabkan karena terjadinya efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah sehingga berdampak pada kurangnya pembeli daging sapi pada tahun ini. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Aiptu Yunus Maturutty menjelaskan, awalnya pelaku diduga melakukan persetubuhan atau rudakpaksa terhadap korban sesuai laporan…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, kasus terbaru terjadi pada 16 Desember 2025.…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah…
Ardhiana mengatakan, keempat ekor burung tersebut diangkut secara ilegal dan tidak diketahui identitas pemiliknya. Ia…
Pengelola APMS Putra Baliem Mandiri Magi Pasaribu menegaskan putusan hukum tertinggi itu bersifat final dan…
Kota Jayapura jadi penyelenggara setelah mendapat kepercayaan dari The Japan Foundation Jakarta. Dalam festival…