Lebih lanjut Asri sampaikan kondisi tersebut jauh berbeda dengan tahun lalu. Jelasnya tahun 2024 lalu, diwaktu yang sama yakni satu Minggu menuju hari H kebutuhan masyarakat terhadap daging sapi sangat tinggi, tetapi sekarang kondisinya sudah berbanding terbalik.
“Biasanya sudah rame, tahun lalu itu satu Minggu menjelang hari H sudah rame bahkan kita kewalahan. Tetapi sekarang kondisinya sudah berbanding terbalik satu ekor sapi pun tidak habis,” ungkapnya.
Walaupun sepi pembeli, pedagang tersebut berpendapat bahwa kondisi tersebut terjadi kemungkinan besar disebabkan karena terjadinya efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah sehingga berdampak pada kurangnya pembeli daging sapi pada tahun ini. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Jayapura. Setelah tiba di Danau Emfotte, pengunjung…
Rilis yang diperoleh dari Humas Polres Boven Digoel menyebutkan, pelepasan dilaksanakan di Pelabuhan Tanah Merah…
Swedia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat kemenangan telak pada laga pembuka, sementara Belanda…
Perselisihan menajam setelah KS menolak membayar karena menganggap seluruh kewajibannya telah lunas. Ketegangan tersebut memuncak…
Keharuan memuncak saat para siswa satu per satu berjalan ke depan untuk menerima tanda kelulusan.…
Bupati Jayawijaya Atenius Murip, SH, MH mengatakan jika, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memiliki kepedulian besar terhadap…